Laman

Perhatikan Tips Ini Saat Beli Sweater Muslimah Terbaru

tips, beli, sweater,muslimah

Huray, sebentar lagi lebaran. Sudah menyiapkan pakaian yang akan dipakai kala lebaran tiba? Bagi anda penyuka gaya natural dalam berpakaian, tidak ada salahnya mencoba mempadupadankan sweater sebagai baju maupun outer. Kenapa bisa? Karena sekarang sweater sekarang gak hanya sebagai pelengkap pakaian hangat, tapi sudah merupakan fashion bagi wanita termasuk muslimah.

Sweater yang dipakai siapapun haruslah nyaman dan membuat anda lebih percaya diri ketika pergi ke suatu tempat. Termasuk bagi wanita khususnya wanita muslimah yang sangat senang memakai sweater. Apalagi saat ini juga terdapat banyak brand sweater yang dirancang khusus wanita muslimah untuk aktivitas setiap hari. Dengan banyak hadirnya brand sweater, jadi anda harus pintar dalam memilih sweater muslimah. Untuk membantu anda, berikut ini ada beberapa tips yang harus diperhatikan saat membeli sweater muslimah terbaru terbaru masa kini.

Pertama; Menentukan Bahan Sweater

Tips pertama adalah menentukan bahan sweater muslimah yang akan dibeli, karena bahan menjadi tolak ukur kenyamanan ketika dipakai. Bahan yang bagus bisa terlihat dari bahan terasa hangat, agak tebal, cukup ringan, dan mampu menyerap keringat dari dalam tubuh. Jangan pilih bahan yang tipis, agak berat, dan tidak mampu menyerap keringat.
Bahan yang nyaman dipakai is a must


Kedua; Pilih Brand Terkenal

Setelah menentukan bahan, hal kedua yang harus diperhatikan adalah memilih brand terkenal. Brand yang bisa dipilih bisa dari brand yang menyediakan sweater yang berkualitas mulai dari bahan dan juga motifnya. Sekarang ini banyak sekali motif yang unik dan cocok untuk wanita yang berhijab. Sebaiknya jangan memilih jika anda ragu memilih brand yang belum diketahui.

Ketiga; Pilih Toko Terpercaya

Berikutnya yang harus diperhatikan yaitu memilih toko sweater muslimah yang terpercaya dan aman. Anda bisa mengetahui toko tersebut terpercaya atau tidak dari review konsumen sebelumnya yang pernah membeli di toko tersebut. Ditambah juga dengan produk yang disediakan apakah banyak brand terkenal atau tidak. Jadi sangat penting bagi anda untuk mengetahui toko sweater agar mendapatkan sweater terbaik.

Keempat; Sesuaikan Budget yang Dimiliki

Tips terakhir adalah menyesuaikan budget yang anda miliki agar anda bisa menentukan pilihan sweater muslimah. Jadi pilihlah sweater yang harganya sesuai dengan budget yang dimiliki. Jangan sampai anda menginginkan sweater yang harganya tidak sesuai dengan budget. Jika tidak cukup budgetnya, sebaiknya anda kembali mengumpulkan uang agar sweater yang diinginkan bisa dibeli.
Itulah keempat hal yang harus diperhatikan oleh anda saat membeli sweater muslimah terbaru. Dengan mengetahui tips diatas, diharapkan anda akan memiliki sweater yang diinginkan dan tentunya dengan kualitas yang terbaik.


                                                                          **AV**
Read More

Tempat Wisata di Malaysia Bukan Cuma Kuala Lumpur, Ada Tempat Lainnya yang Bisa Bikin Kamu Betah

wisata,malaysia,kuala lumpur

Liburan ke luar negeri tanpa ribet ngurus visa sih, bisa banget. Selain Singapura, Malaysia adalah negara tetangga yang paling sering didatangi oleh wisatawan asal Indonesia. Salah satunya karena perbedaan bahasa dan budaya yang tak begitu jauh, dan tiket perjalanan ke sini gak terlalu mahal, gak percaya? Cek aja Traveloka.

Malaysia juga punya banyak tempat wisata di Malaysia yang menarik dan bisa dikunjungi seperti Twin Tower Petronas, Kawasan Bukit Bintang, Pusat perbelanjaan, dan banyak lagi yang lain yang hampir semua terletak di Kuala Lumpur. Padahal Malaysia juga punya tempat lain lho, yang asyik buat kamu kunjungi. Dan ini beberapa referensi tempat wisata di Malaysia untuk kamu yang sudah bosan berkeliling di Kuala Lumpur.

Pulau Langkawi

Selain surga belanja, ternyata Malaysia juga punya deretan pantai yang indah!

Pantai di Pulau Langkawi via. tourismlangkawi.weebly.com
Bosan dengan keriuhan kota? Jalan-jalan di pantai saja. Meski jarak yang harus kamu tempuh dari Kuala Lumpur menuju ke tempat ini cukup jauh, tapi semua terbayar lunas dengan keindahan pantainya. Berlokasi di Pulau Langkawi, untuk menuju pulau ini, kamu harus melalui jalur darat ke Kuala Kedah yang memakan waktu sampai 6 jam, lalu menaiki Ferry. Ada beberapa pantai yang bisa kamu kunjungi, yaitu pantai Beringin, Pulau Rebak, dan Pulau Singa Besar.

Cameron Highlands

Cameron Highland via. lonelyplanet.com
Kamu akan merasakan sensasi berada di Eropa jika berkunjung ke Cameron Highlands.
Nah, kalau kamu ngerasa pantai atau Kuala Lumpur terlalu panas, cobalah datang ke tempat ini.
Tempat Wisata di Malaysia yang satu ini sih, memang pas banget untuk sekadar jalan-jalan dan ngadem. Cameron Highlands ini merupakan desa kecil yang memiliki bangunan-bangunan berarsitektur Eropa. Berada di ketinggian 1.500 mdpl ini membuat desa ini memiliki cuaca yang sejuk.

Jika dari Kuala Lumpur, kamu masih harus berkendara sekitar 4 jam untuk bisa menikmati pemandangan pegunungan, hamparan kebun teh, dan padang golf yang membentang luas. Tapi, jangan khawatir, kamu tak akan bosan di perjalanan, karena sepanjang jalan kamu akan disuguhkan dengan pemandangan perkebunan teh yang membentang luas. 

 Time Tunnel Gallery via. malaysia-traveller.com

Di sini juga terdapat Time Tunnel Gallery yang memamerkan sejarah perkembangan masyarakat Cameron dari waktu ke waktu.

Berwisata ria bersama keluarga di Legoland

Tempat ini akan membuatmu merasa ada di negeri Lego. Ya, pastilah ya, namanya juga Legoland, karena disini semua seperti terbuat dari Lego, sampai hotelnya pun terlihat seperti dibangun dari tumpukan Lego dan penuh warna warni khas lego. Dan, waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Legoland ini adalah hari minggu. Kamu akan bersorak senang, karena ternyata di Johor, hari minggu merupakan hari kerja.

Legoland via. legoland.com.my

 Jadi, gak ada deh ceritanya ngantri-ngantri untuk menaiki berbagai wahana. Kalau kamu biasa bagun pagi, coba deh datang ke tempat ini sebelum jam 10 pagi, kamu akan disambut dengan teriakan para staff yang berbaris menyambut kedatangan para tamu. Seru, kan? Disini juga ada miniature dunia yang terbuat dari Lego. Seperti miniature Taj Mahal, miniature Singapura, dan untuk Indonesia, ada miniature Tanah Lot yang bisa membuatmu terkagum – kagum. Nah, klik untuk cek harga tiket Legoland Malaysia Traveloka.com.

Di Johor Bahru pun terdapat theme park lain yang bisa kamu kunjungi selain Legoland, ada Hello Kitty Town untuk kamu yang senang mengoleksi pernak pernik berbau Hello Kitty, ada pula The Little Big Club, dan Kebun binatang Johor.

Melaka, The Heritage City

Melaka merupakan kota bersejarah yang sudah ditetapkan oleh UNESCO. Disitu banyak situs bersejarah yang menandakan bahwa pemerintahan Belanda, Portugis dan Jepang pernah berkuasa di Malaysia.


Dutch Square
Saya bersyukur banget bisa bolak-balik ke Melaka menikmati setiap sudut kotanya yang unik. So, buat kamu yang merencanakan liburan ke Malaysia dalam waktu dekat, jangan ragu. Karena Malaysia, tidak hanya Kuala Lumpur.


**AV**


Read More

Personal Satisfaction For Lecturer And How To Create It


Pernahkah anda dalam bekerja, sekali waktu memikirkan apakah pekerjaan yang sedang anda jalani sekarang mendatangkan kepuasan pribadi? Kira-kira hal apa saja yang mendatangkan kepuasan anda dalam bekerja?

Hasil kerja yang melebihi ekspektasi? Bonus yang berkali lipat dari biasanya atau penghargaan dari rekan kerja dan atasan bisa jadi merupakan komponen-komponen sumber kepuasaan dalam bekerja.
Tidak seperti profesi lain, sayangnya kepuasan pribadi dosen dalam menjalani tugasnya juga terkait dengan bagaimana penerimaan dari mahasiswa akan dirinya dan apa yang diajarkannya. Khususnya menyangkut tugas utama dosen dalam mengajar.

Kebetulan semester ini saya mengajar lebih banyak dari biasanya, dikarenakan adanya perubahan kurikulum di jurusan saya. 11.5 SKS terasa benar-benar menguras energi karena ada dua mata kuliah baru yang saya ampu. Mengampu mata kuliah baru berarti harus menyediakan ekstra waktu dan energy untuk meng-create bahan ajar baru. Terkadang selesainya bahan ajar hanya satu hari sebelum bahan ajar tersebut disampaikan.

Rutinitas mengajar yang padat serta minimnya apresiasi, makin mempercepat datangnya kejenuhan melanda. Apa halnya yang akan dirasakan jika jenuh melanda dosen dalam bertugas?

Perasaan enggan untuk memulai perkuliahan, perasaan ingin cepat-cepat menyelesaikan perkuliahan, berbicara dan menyampaikan tanpa adanya 'feel' yang 'touchable' dengan mahasiswa. Semuanya berimpak pada kesuksesan delivery materi ajar.

Dan apapun jenis profesi yang anda lakoni, tanpa anda bisa mendeskripsikan secara jelas hal-hal apa yang membuat anda merasa puas dalam bekerja,maka kejenuhan bekerja akan datang melanda diri anda.

Jadi pada suatu waktu saya ingin memetakan khususnya hal-hal apa saja dalam suatu perkuliahan yang membuat saya mendapatkan kepuasan dalam mengajar. Caranya mudah saja, cari hal-hal yang membuat anda merasa bahagia akan pekerjaan tersebut dan buang jauh-jauh segala hal yang anda benci.

Jadi saya ingin mahasiswa saya datang tepat waktu. Mereka datang ke kelas dalam keadaan siap untuk mengikuti perkuliahan. Mereka aktif di dalam kelas ....dan sebagainya.

Tahukah anda, seorang dosen sesungguhnya juga pandai membaca pikiran dan emosi mahasiswanya. Bagaimana mungkin sebuah perkuliahan akan enak tersampaikan jika mahasiswa yang datang hanya untuk duduk tanpa ingin tahu lebih lanjut dari apa yang dosen sampaikan. Mereka ada tapi sesungguhnya pikirannya entah dimana. Jari-jari mereka diam, seperti ingin menyatakan bahwa apa yang disampaikan dosen bukan merupakan sesuatu yang penting untuk dicatat. Mulut mereka yang bungkam dan tatapannya yang tidak fokus seperti ingin menunjukkan perasaan kebosanan.

Tahukah anda, apa rasanya 'digitukan' oleh mahasiswa? Saya harus bernafas panjang dan menghembuskannya keras, dalam rangka menetralisir emosi saya.

Belum lagi melihat ulah segelintir mahasiswa yang kelakuannya benar-benar membuat 'gemas'. Sudah datang terlampat, jalan pelan-pelan menuju bangku tanpa membawa apa pun. Ya, tidak membawa apa pun, melainkan hanya badan. Lalu memilih duduk di belakang. Selama perkuliahan lebih banyak membuang muka.

Bagi saya, dia - yang saya tidak tahu namanya dan memang saya tidak ingin tahu namanya - benar-benar seperti setitik nila dalam belanga susu. Mood saya jatuh ke dasar kalau dia datang ke kelas. Tapi walau bagaimanapun saya tidak ingin membuang susu sebelanga tersebut hanya karena noda segelintir nila.

Jadi saya putuskan untuk merombak total metode pengajaran. Dari yang semula full Teacher centered-Learning menjadi Student centered- Learning. Walaupun ini bulan metode lama tapi butuh efford lebih juga untuk mengerjakannya. Pertama kesiapan dosen untuk merubah arah belajar dari by Content menjadi by Process. Kesiapan dukungan material yang dibutuhkan selama proses pengajaran.
Arah belajar lebih banyak kepada ekplorasi mahasiswa sendiri. Biasanya metode sederhana dilakukan dengan diskusi. Dari sana akan kelihatan mana mahasiswa yang memang ingin belajar, mana yang tak acuh - asyik dengan diri sendiri.

Menjadi dosen zaman sekarang mungkin tak sama lagi dengan dosen zaman dulu, yang terkadang kehadirannya saja sudah menggembirakan. Menjadi dosen sekarang, dituntut lebih kreatif sehingga proses belajar lebih menyenangkan dan mengasyikkan.

Seperti yang dikatakan oleh pakar passion Rene Suhardono tidak ada yang lebih penting dari Makes Fun Something Important.

Bahan-bahan yang diperlukan sudah saya persiapkan terlebih dahulu. Mereka berdiskusi dan bekerja untuk 'merumuskan' sesuatu. Lalu hasil kerja setiap kelompok ditampilkan di depan kelas dan setiap kelompok menilai hasil kerja kelompok lain. Dan itu diciptakan dalam suasana kompetisi.

Ternyata mereka senang. 75% dari mahasiswa menikmati proses belajar seperti itu. Dan sebagai 'hadiah' bagi pemenang 'kompetisi' sebuah buku motivasi pun berpindah ke tangan jawara. Gemuruh tepuk tangan dan teriakan membahana ketika saya sebutkan kelompok pemenang. Dan ajaibnya, dia-mahasiswa yang tidak saya inginkan- ternyata sangat aktif terlibat dalam diskusi. Bahkan dia kekeuh minta disebutkan pemenang keberapa yang didapat oleh kelompoknya. Dia benar-benar menjadi sosok yang berbeda dari selama ini yang saya kenal. Saya benar-benar menikmati kelas kala itu.

Sesungguhnya dosen juga manusia biasa, yang seperti kata Maslow tidak hanya butuh aktualisasi diri, namun juga butuh penghargaan. Saya percaya, setiap dosen tidak ada yang menunggu ucapan terimakasih setelah perkuliahan selesai, namun respon yang attraktif, simpatik dan nilai ujian yang bagus, itu saja sudah cukup.
Read More

Trik Menciptakan Komunikasi Produktif Dalam keluarga

komunikasi, produktif, keluarga, lendy

Aku sama sekali tidak menuntut anak-anak harus segera membereskan mainan ketika rumah mirip kapal pecah. Atau keberatan memandikan mereka (lagi) saat pulang sekolah dan kudapati tubuh anak-anak penuh pasir.

Justru ujian itu datang ketika anak-anak sakit. Sehingga tengah malam, aku mesti bolak-balik mengganti seprai karena terkena muntahan, atau sekedar menggantikan baju yang kembali kuyup. Dan dengan wajah lelahnya, suami lebih memilih tidur di kamar terpisah denganku dan anak-anak.


Apa yang akan anda rasakan klo anda berada dalam posisi seperti tokoh Aku diatas? Sedih kah? Atau lebih dominan marah. Itu manusiawi sekali bahwa sebagai ibu terkadang kita ingin berbagi beban pengasuhan anak dengan suami. Namun apa daya suami karena intensitas pekerjaan diluar tidak bisa membagi perhatiannya karena terkendala fisik yang sudah meminta untuk beristirahat.

Mungkin ibu-ibu lainnya sudah mencak-mencak protes pada suami. Namun tidak bagi mb Lendy Agasshi, seorang mom blogger dari Bandung.

Jadi apa yang mesti aku lakukan jika membereskan masalah diri sendiri saja tidak mampu?

Begitulah mbak Lendy bermuhasabah. Beruntung mbak Lendy sudah dibekali dengan ilmu dalam kelas Sayang Institut Ibu Profesional Bandung. Bagaimana menciptakan komunikasi yang produktif di keluarga, tidak hanya terhadap pasangan tetapi juga terhadap anak.

Lesson 1. Melihat masalah dari akarnya. Bukan hanya permukaannya.

Terkadang secara alamiah kita selalu bereaksi terhadap masalah dengan mempertanyakan apa yang kita rasakan. Kok suami tega ya ninggalin saya sendiri untuk mengurus anak yang lagi sakit. Saya kan capek juga.

Kita tidak sadar bahwa aksi suami diatas merupakan reaksi atas kepenatan bekerja yang dia rasakan. Kita tidak bisa merasakan bahwa tubuhnya meminta untuk beristirahat karena besok pagi akan kembali menempuh rutinitas yang sama. Maunya isteri walaupun suami tidak akan membantu dalam mengurus keperluan anak, paling tidak dia ingin ditemani. Padahal kita lupa bahwa suami esok di pagi hari tidak punya kesempatan lagi untuk ‘membayar’ istirahat malam yang terambil waktunya.
Dengan melihat masalah melalui akarnya, insyaAllah kehidupan dengan pasangan jauh dari pertengkaran karena kita selalu berusaha menciptakan komunikasi yang produktif.

***

Dilain waktu, mbak Lendy sedang ‘memanen’ anak tikus yang terjebak di lem tikus yang ditaruh di beberapa tempat di rumahnya. Anak-anak mbak Lendi bukannya jijik namun malah menjadikan anak tikus tersebut sebagai objek usilan mereka. Diganggu-ganggu yang bikin anak tikus tersebut makin mencicit.

Ketakutan karena terus diganggu membuat tikus-tikus tersebut semakin kuat ingin melepaskan diri. Dan memang tak berapa lama, dua tikus berhasil terlepas dari jerat lem.
Komentar anak pertama,” Tikusnya tadi ada 4, trus lari 2 jadi tinggal 2.”

Lesson 2. Apapun itu makhluk hidupnya, dapat dijadikan sarana belajar bagi anak.

Mbak Lendy akhirnya tersadar. Bahwa si kakak dan adiknya Hana tengah belajar tentang pengurangan objek melalui observasi langsung. Jika mbak Lendy tidak membiarkan anak-anaknya melihat anak tikus yang terjerat, namun langsung membuangnya, tentunya proses pembelajaran itu tidak akan terjadi.

Sebagai orangtua kita patut untuk membiarkan anak untuk mempelajari apa yag menarik bagi mereka. Dengan begitu, anak-anak tidak hanya belajar dari literatur, tapi juga actual moment, yang bisa jadi justru lebih mudah di pahami.

Dari contoh tikus yang terjerat, mbak Lendy juga mengajarkan tentang naluri. Bahwa makhluk hidup secara naluari akan berusaha untuk melepaskan diri jika mengalami kesulitan atau dalam keadaan bahaya.

Dari ini kita bisa belajar dari kisah mbak Lendy dan anak bahwa komunikasi yang produktif dengan anak, harus bisa menciptakan pengalaman, kesan yang dibarengi dengan belajar tentang konsep dan konteks.

***

Suatu hari mbak Lendy dan keluarga menghabiskan akhir pekan dengan berjalan-jalan. Anak-anak sangat senang karena mereka sudah lama tidak bepergian karena terkadang ayahnya juga bekerja di waktu akhir pekan. Di sepanjang jalan Asia Afrika Bandung banyak ditemui penjual baik yang menjual jajanan maupun mainan yang menarik perhatian anak-anak

Lesson 3 : Komunikasi yang produktif akan membantu menciptakan family value

Anak-anak diberi tahu konsep butuh vs ingin. Bahwa keinginan tidak selalu mencerminkan kebutuhan. Anak-anak harus diajarkan untuk mengelola keinginannya. Karena jika tidak mereka sampai besar akan selalu menjadi pribadi yang meminta tanpa tahu harus berbuat apa untuk mendapatkan. Sikap hidup hemat juga dapat ditumbuhkan saat anak-anak mampu untuk mengenali kebutuhannya dan mampu untuk melawan keinginannya.

Beginilah nilai-nilai yang bisa kita pelajari dalam menciptakan komunikasi yang produktif di keluarga mbak Lendy Agasshi. Semoga kita bisa mengambil hikmahnya.

                                                                         **AV**






Read More

Begini Cara @andiyaniachmad Dapat Follower IG Ribuan

Horee...
Akhirnya tepat di waktu yang berdekatan dengan ultah saya tahun ini, follower saya bisa mencapai seribu. Tapi itu udah berapa lama ya akunnya. Ah malu saya untuk menyatakannya disini. Dari yang dulu cuma iseng-iseng untuk bikin akun di IG, hingga sekarang tahu benar bahwa IG termasuk salah satu platform media sosial yang powerful.

Tapi apalah jumlah follower saya yang seuprit dibanding dengan followernya mbak Andiyani. Dulu sama sekali gak kepikiran tentang jumlah follower, bisa posting foto yang bagus aja udah syukur. Namun ternyata, ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan melalui media sosial apabila mempunyai jumlah follower yang banyak. Salah satunya pasti akun media sosialnya bisa dimonetisasi. Dilain waktu mungkin, bagi yang tertarik untuk 'nyalon' bisa jadi sebagai salah satu pertimbangan bagi partai politik untuk melamar. Karena sekarang kan beberapa partai udah mulai rekruitment kan?

Tentunya untuk mencapai follower ribuan tersebut bagi kita -masyarakat kebanyakan- bukan perkara gampang. Kalau artis terkenal sih gak usah disebut. Kabarnya rekor follower terbanyak artis Indonesia masih dipegang oleh Ayu Tingting. So, apa yang mesti kita lakukan? Kira-kira berapa lama waktunya? dan bagaimana me-maintain supaya follower kita gak jatuh?

Alhamdulillah tadi malam (27/3/2017) saya bisa menyimak obrolan di grup KEB bersama mbak Andiyani Achmad yang mempunyai follower 11K lebih di akun IG-nya yang sudah berumur empat tahun. Diskusi antara mb Aniyani dengan anggota grup KEB saya ringkas di bawah ini.

+ Bagaimana cara mempunyai follower ribuan?
- Dimulai dari 0 followers  trus hingga sekarang, banyak hal yang telah dilakukan. Dimulai dari "ngemis" followers sama teman sekantor, satu angkatan kuliah hingga menjadi sponsor salah satu event lomba foto hijabers. Saya rutin melakukan riset tentang cara menambah follower, hingga sekarang. Dengan maintenance secara serius tahun ini bisa diangka 11K Setelah terkumpul followers 2,000 aku mulai challenge diri sendiri dengan me-posting foto yang secara visual enak dilihat dan juga dibuat tema setiap minggunya. Misal, minggu ini aku posting ttg OOTD. Minggu berikutnya tentang Selfie, Makanan, dsb. Itu aku posting secara bertahap.Jangan lupa pake hashtag ya, karena hashtag adalah salah satu cara untuk dapat followers baru. Bikin giveaway juga bisa jadi salah satu cara nambahin followers di IG disamping upgrade menjadi instagram bisnis. Nah saat dapat followers baru dan kenal atau dalam satu lingkup usahakan di folbek dan berinteraksi ya. Alhamdulillah sampe skrg aku masih berinteraksi sama followers yang dulu follow aku krn aku jadi sponsor post event lomba foto hijabers.

+ Riset yang mbak sebutkan itu seperti apa?
- Mengenal jam brp nih postingan yang engaged, Mengenal dan tau apa yang followers kita mau (ini caranya dari postingan yang kamu post sesuai tema yang kamu bikin. kalo perlu bikin target mau nambah followers berapa di minggu itu) Saling likes dan comments. Rajin-rajin bertamu ke rumah followers. Update trend ttg IG yang terbaru dan bikin caption semenarik mungkin

+ Jumlah follower kadang bisa naik turun mbak. Tiba-tiba banyak yang unfollow.  Gimana tanggapannya mbak
Jumlah follower menurun itu bisa jadi karena faktor konten yang kita sajikan dirasa tidak sesuai dengan selera follower. Bisa juga karena tidak konsisten dalam memposting foto. Atau juga karena followers itu follow cuman untuk minta di folbek. Setelah itu dia unfollow. Trik ini juga  sering digunakan oleh akun-akun gak jelas.

+ Bagaimana caranya untuk memaksimalkan hashtag
Hashtag yang bagus adalah hashtag yang sangat general dipakai, misal,aku pernah istiqomah pake hashtag #love dan #hijabstyle selama seminggu. Saat itu bisa nambah 50 followers. pengalaman aku, setelah setahunan punya IG, aku punya hashtag sendiri supaya saat orang mau nyari kita cukup dengan hashtag tersebut. Aku sempet pake hashtag #andiyanipics #stylediary. Khusus posting ttg darell ada hashtag sendiri #darelladhibrata. Cara lain supaya orang mengenal kita melalui hashtag adalah meninggalkan komentas di IG orang lain dengan mengarahkan ke hashtag yang mendefinisikan kita semisal," boleh likesnya kak di #andiyanipics."

+ Apakah menggunakan hashtag kudu wajib mbak dalam setiap postingan?
- Menurut aku penting mba. Hashtag itu adalah cara seseorang untuk mengetahui keberadaan akun kamu. gunakan hashtag yang populer, misal #photooftheday #likesforlikes #OOTD #selfie.


sekarang ini aku lagi sering pake hashtag #clozetteid #mommyblogger #socialmediamom.
Namun ada juga pembatasan jumlah hashtag maksimal 30 buah.


+ Untuk IG apakah ada konsep khusus mbak? Misal tone foto harus sama atau yg lainnya
 -  Iya perlu banget. Ini sebenarnya sih lebih ke branding diri sendiri sebenarnya, kalo aku branding nya adalah emak2 ganjen yang demen selfie ama ootd tapi juga punya aktifitas lain seperti working moms dan blogger.
 

Intinya adalah jadilah diri sendiri di IG, posting apapun yang kita sukai, berikan caption yang attract people to engaged sama rajin-rajin mampirin akun orang lain juga. Foto-foto yg ditampilkan harus mampu mewakili branding yg kita bangun supaya followers kita juga tau kita kayak gimana. kalo misal mau nyoba yang lain juga sah2 aja, karena sosmed itu kan trial and errors mak, makin sering dicoba makin kita tahu apa sih yang ngena ke followers.

+ Ada trik lain mbak dalam membentuk konsep IG 
Supaya posting foto bertema gitu biar enak dan sedap dilihat dari jumlah kotak yang dipakai. Kalo aku belakangan penganut foto yang 3, 3 mak... pernah nyoba 6 dan 9 trus likesnya jeblok 
hahahhaha, akhirnya aku post 3 - 3 aja tapi disesuain sama tema di hari tersebut

+ Kalau sudah terlanjur random, baiknya fotonya yg sdh2 dihapus aja atau gimana ya Ma 
- Aku pernah baca di salah satu blog tentang media sosial, bufferapp kalo nggak salah, mereka bilang kalo postingan di IG sudah lewat dari tahunnya, misal,dari tahun 2016 ke 2017 baiknya dihapus aja foto2 tersebut krn engagementnya nggak berlaku lagi. tapi sebaiknya sih, tetap post sesuai apa yang emak suka, misal nuansa hijau,pink.Oia aku sampe lupa kalo aku juga pelajarin IGnya Diana Rikasari, sama beberapa akun IG dari luar hehehhe mereka kece brandingnya di IG

+ Apa tips foto supaya banyak follower
Buat edit foto ya? aku pake pics art dan belajar moto ala2 selebgram dengan kamera. Kayak nyari angle yang cantik gitu mak.Karena aku masih pake smartphone

+ Resep supaya postingan di IG banyak yg ngelike
Ini sepengalaman aku sih, IG yang sekarang adalah FB versi tahun 2007-2008 dimana, kalo kamu sering likes/comments foto orang maka orang tersebut akan balik ngelakuin hal yang sama. ini memang butuh proses sih. kalo aku prosesnya cukup lama mak, 2 tahunan nyampe likes seperti sekarang hehhehe. Sama perhatikan kapan jam2 nya orang2 lagi buka hape, saat itulah kita posting jam2 orang lagi buka hp

Menemukan best time to post itu berdasarkan data tertentu atau coba2 atau gimana mbak 
Best time to post itu bisa ketauan dari behaviour kita sehari-hari mak, kalo IG nya udah ke-link sama Facebook Business bisa ketahuan hehhehe. So far sih yang make senses adalah postingan pagi antara jam 7 - 9 pagi (ini orang2 lagi dijalan otw ngantor atau lagi ke pasar misalnya, trus posting jam 12 siang sampe jam 2 siang (orang makan siang nih biasanya atau buibu yang lagi nidurin anaknya, trus satu lagi dari jam 5 - 7 malam (pas orang2 lagi di perjalanan). aku juga pernah posting malam banget nyoba2 diatas jam 10, ada aja yang masih melek mak heheh. Intinya rajin2 nyoba dan menganalisa

Tambahan info dari mbak Vicky Laurentina : Pakai Instagram Analytics untuk menganalisa best time to post. Di IG Analytics itu ada data trend follower kita paling banyak nongkrong di IG jam berapa.
Dari yang aku alami di IG Analyticku, follower paling banyak no
ngkrong jam 11 pagi sampai jam 21.00. Aku posting di jam-jam itu, ternyata engagementnya jauh banget melebihi posting jam 7 pagi atau posting jam 22.00. Syarat untuk bisa lihat IG Analytic kita ialah IG-nya mesti linked dengan FB FP kita.



Salah satu tips lagi nambah follower dr IG business dan enaknya tidak berbayar. Kalau IG Business itu ada feature Contact. Efeknya, penonton IG profile kita yang menemukan icon Contact itu bisa langsung menelepon kita, mengemail kita, meng-SMS kita, atau menemukan posisi alamat kita.

Cara membuat IG kita jadi IG Business: di account IG kita -> Settings -> Switch to Instagram Business)


+ Apa setiap minggu ada target mesti brapa postingan gitu
- Enggak ada sih, mau postingan berapapun asal dikasih jeda, supaya nggak dianggap spam sama IG nya, misal postingan satu dengan yang lain dikasih jeda minimal 1 jam.

+ Fenomena jual follower/like yg lg marak menurut mbak gmn? Kadang brand ngga tau masalah itu kan ya

- kalo beli atau jual followers sepengalaman aku kerja di agency sih, yang di liat kontennya, walaupun ada yang masih "hijau" tentang hal ini takarannya adalah yang penting jumlah followers banyak aja, tapi pas kerjasama ternyata awareness dan engagementnya nggak berpengaruh, setelah itu biasanya pihak brand atau agency nggak pake lagi sih.

keliatannya adalah nggak berimbang antara jumlah followers dan jumlah engagement, tapi sekarang ini penilaian agency atau brand juga beda, ada yang liat dari engagementnya, ada yang dari awarenessnya malah ada yang liat dari kontennya

+ Persentase ideal engangement dan awareness dari jumlah followers atau hesteknya kira-kira gimana?
Dari pengalamanku, belum ada algoritma mutlak tentang perhitungan engagement dan jumlah followers. Sejauh jumlah likes per postingan stabil selama sebulan, misal per postingan dapat 30likes selama sebulan bisa dikatakan itu sudah engaged. Memang ada sih beberapa yang info ke aku, suatu akun dikatakan engaged atau bagus adalah per postingan ada 10% likes dari jumlah followersnya. Namun hal ini belum hakiki, krn balik lagi ke algoritma instagram yang belum mutlak

+ Apa selalu mutlak jumlah like di foto akan mencerminkan jumlah viewer di video IG?
Nah ini masih pe er terbesar aku... masih kudu research lagi. Karena tidak selalu terjadi begitu. Ada beberapa yang dapat viewer ribuan namun terkadang ada juga yang hanya puluhan. Bisa juga kemasan video aku kurang bagus sehingga nggak ada yang nonton hahahhaha

Info dari mbak Nurul Noe : biasanya views video minimal 2x lipat dr jumlah like yg biasa didapat.
Mau gimana bentuk videonya, jelek atau bagus. Krn di IG video yg nongol di laman home biasanya lagsung otomatis play.
 

Setelah diskusi tersebut saya jadi nambah semangat dan optimis karena mbak Andiyani pun ternyata belum mempunyai fotografer pribadi alias hanya suka difoto suami atau temannya. Cuma memang dibuat dengan citarasa foto dan angle yang lebih profesional.Yang berkesan dari mbak Andiyani adalah dia gak sungkan-sungkan untuk folbek dan memberikan like terhadap postingan orang lain. Saya yang difolbek pun kecipratan banyak like-nya pada beberapa foto saya. Satu lagi pesan mbak Andiyani adalah jangan lupa untuk me-link-kan antara akun IG dengan fanpage FB dan twitter. Selamat mencoba






                                                                                              **AV**




 



 

Read More