Laman

Pasien Kanker, DIlarang Malu !



Suatu hari seorang teman lama menghubungi via media sosial. Dia menceritakan bahwa ada sesuatu yang sakit di payudaranya namun tidak ada benjolan. Sebagai [mantan] pasien kanker payudara tentu saja menyarankan supaya teman tersebut segera menemu dokter bedah onkologi. Lalu yang bersangkutan mengiyakan menyetujui saran saya.

Seperti yang ditulis oleh mbak Harie Khairiah di web Emak2Blogger bahwa tumor adalah segala benjolan tidak normal atau abnormal. Tumor dibagi dalam 2 golongan, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas. Dan adanya rasa sakit pada payudara yang tidak biasa, patut untuk dicurigai adanya tumor.

Beberapa hari kemudian teman tersebut mengontak saya untuk memberi tahu bahwa dia telah memeriksakan diri ke dokter bedah dan disampaikan Cuma masalah kelenjar saja katanya. Lalu saya tanyakan kenapa gak langsung periksa ke dokter bedah onkologi.

“ Malu. Gak ada dokter yang perempuan,” jawabnya

Malu. Cuma dua suku kata. Namun cukup menjadi penghalang untuk berbuat. Padahal dengan diperiksa oleh dokter yang lebih ahli dan lebih kompeten tentunya diharapkan hasil diagnose lebih valid dan dipercaya.

Sekarang mari kita diskusikan apa yang menjadi penyebab MALU menyerang perempuan kala memeriksakan diri ke dokter. Biasanya terjadi untuk keluhan yang berhubungan dengan penyakit .pada bagian-bagian vital perempuan. Dan jika ditanyakan kenapa musti malu? Pasti jawabannya karena berhubungan dengan aurat wanita sehingga wanita lebih nyaman apabila diperiksa oleh dokter wanita. Dengan diperiksa oleh dokter wanita, pasien wanita akan lebih terbuka dan tidak merasa malu kalo harus memperlihatkan auratnya.

Tapi sebenarnya, apakah harus malu kalau seandainya pasien wanita diperiksa oleh dokter laki-laki? Jawabannya seharusnya TIDAK.

Simak cerita saya berikut. Saat pertama memeriksakan benjolan pada payudara saya, pastinya ada rasa risi tatkala harus memperlihatkan payudara  kepada laki-laki lain yang bukan suami. Apalagi pemeriksaan payudara tidak hanya diperlihatkan namun juga dokter harus melakukan rabaan dan pemegangan. Namun itu wajar sebagai manusia yang masih punya iman memiliki rasa malu. Bukankah ada pepatah Malu adalah sebagian dari Iman?

Nah, sekarang kalau pertanyaannya dibalik. Apakah dokter akan merasa MALU juga tatkala memeriksa pasien wanita? Tidak kan? Karena itu memang bagian dari tugasnya sebagai dokter yang bekerja di bawah sumpah.

Kita merasa malu sebagai pasien, karena kita baru pertama kali melakukan pemeriksaan yang menuntut untuk memperlihatkan aurat. Sehingga ambang rasa malunya memang tipis. Namun bagi dokter yang sudah ratusan kali memeriksa apakah payudara pasien tersebut kanker atau bukan, atau terhadap organ vital lainnya, tentunya bukan menjadi suatu hal yang musti diambil perhatian.

Kata orang bilang alah bisa karena terbiasa. Saya sendiri merasakan demikian. Ketika harus menjalani kemoterapi setiap tiga minggu sekali dan sebelum kemoterapi ketemu dokter dan melakukan pemeriksaan payudara dan kelenjar. Ternyata karena sudah terbiasa dan memang sudah merasa bahwa itu dilakukan karena prosedurnya demikian, membuat pemeriksaan tersebut menjadi sesuatu yang lumrah untuk dilakukan.

Dan yang penting harus dicatat adalah bahwa dokter sama sekali hampir tidak melihat payudara selama pemeriksaan. Ini sudah saya buktikan sendiri dengan dua orang dokter yang berbeda. Jadi silahkan dihilangkan rasa sungkan tersebut.







**AV**
Read More

Anak dan Kemandirian Bertransportasi

anak, mandiri, transportasi


Moms, masih ingatkah jaman dulu dengan siapa berangkat ke sekolah dasar? Diantar orangtua atau pergi bersama-sama dengan teman-teman? Saya pikir mungkin jawaban mayoritasnya adalah  semua berangkat sekolah dengan teman-teman yang rumahnya berdekatan. Berjalan beriringan bersama-sama, bercanda saling meledek, yang tak lain membuat perjalanan menuju sekolah menjadi sebentar terasa. Nah, kalau sekarang gimana ya moms? Jawabannya bisa beragam. Ada yang berangkat sendiri, diantar orangtua, dan dijemput mobil sekolah. Namun sangat jarang saya melihat trombongan anak-anak yang berangkat ke sekolah dasar bersama-sama.

Perkara kemandirian merupakan tantangan untuk diajarkan orangtua kepada anak. Kita sebagai orangtua bukannya tidak mau mengajarkan kemandirian, namun terkadang situasilah yang membuat kemandirian itu sulit untuk didapat bagi anak-anak kita. Lihat saja bagaimana faktor rumah dan sekolah  memberikan kontribusi terhadap kemandirian anak-anak kita.

Ada banya kalasan dalam pemilihan sekolah anak-anak. Pertama adalah faktor jarak dan yang berikutnya adalah faktor mutu sekolah tujuan. Jarak yang dekat dari rumah merupakan salah satu alasan pemilihan sekolah anak-anak, terutama yang memasuki sekolah dasar. Dengan jarak yang dekat, orangtua dapat dengan mudah mengantarkan anak sehingga tidak terlalu mengganggu waktu untuk aktifitas lain. Jarak yang dekat juga memungkinkan spent time yang lebih lama di rumah, sehingga waktu kebersamaan dengan anggota keluarga lainnya juga lebih panjang. Dengan jarak sekolah yang dekat juga membuat anak-anak tidak terlalu pagi dalam mempersiapkan keberangkatannya ke sekolah.

Sekolah favorit dengan mutu yang bagus dan berada dalam jarak yang relatif dekat dari rumah, itu merupakan kondisi idealnya. Namun bagaimana jika sekolah pilihan berada pada jarak yang jauh? Otomatis anak-anak dikondisikan harus berangkat ke sekolah lebih pagi. Terkadang sekolahan juga tidak berada dalam daerah yang sama dengan tempat aktifitas bekerja orangtuanya. Akibatnya orangtua yang tidak memiliki cukup waktu untuk mengantar anak ke sekolah menggunakan jasa antar jemput dari sekolah.Tak sadar waktu telah berlalu, anak yang tadinya kelas satu sekarang sudah duduk di kelas enam, namun tetap dengan aktifitas yang sama, berangkat dan pulang dengan bus sekolah atau dijemput keluarga. Lalu kapan anak kita bisa mandiri untuk bertransportasi? Atau lebih tepatnya kapan mereka kita ajarkan untuk mandiri bertransportasi?

Faktor lain yang berkontribusi dalam pengembangan kemandirian anak adalah sikap dan perilaku orangtua dalam menumbuhkan kemandirian anak. Teman saya yang kebetulan punya anak tunggal. Dari sekolah TK hingga tamat SMA masih tetap diantar jemput orangtua, baik untuk kesekolah dan ketempat kursus. Menurut Moms sampai kapan praktik seperti ini akan berlangsung? Apakah tetap akan begitu  ketika kuliah?

Kemandirian bertransportasi merupakan salah satu hal yang musti dipunyai anak-anak. Kemandirian bertansportasi tidak didapat diajarkan dalam semalaman, namun harus diasah melalui praktek langsung bertransportasi mandiri. Ada beberapa dimensi yang terkait dengan kemandirian bertransportasi, yakni :

Mengasah kepercayaan diri
Kepercayaan diri hanya bisa didapat apabila kita yakin dapat mengerjakan sesuatu. Begitu apa yang kita yakini terlaksana dengan baik, maka kepercayaan diri akan terpupuk dengan sendirinya. Proses seperti ini juga diharapkan terjadi terhadap hal-hal lain dalam kehidupan anak-anak kita.

Mengasah kemampuan pengambilan keputusan
Dengan mandiri bertransportasi mampu mengasah kemampuan anak-anak kita dalam membuat pengambilan keputusan. Misalnya saja dalam perjalanan menuju ke sekolah terjadi kemacetan panjang. Nah apa yang harus diperbuat anak-anak supaya mereka tidak terlambat sampai di sekolah. Apakah mereka diamsaja di kendaraan umum sampai menunggu kemacetan terurai, atau mengambil keputusan pergi dan mencari alternatif kendaraan lain yang bisa menjangkau sekolah mereka. Ini contoh lebaynya Moms…

Peka terhadap bagaimana cara aman bertransportasi
Aman bertransportasi sangat dituntut apabila anak-anak kita menggunakan trasnportasi umum. Jadi kalau mau aman di jalan, enggak didekati pencopet, anak-anak jangan memakai perhiasan yang mencolok, jangan pamer barang-barang mewah di depan umum (baca: penumpang), bagaimana cara menyeberang jalan yang aman dan bagaimana mengambil keputusan sekarang waktunya menyeberang di tengah keramaian jalan. Semuanya hanya bisa didapat apabila mereka mandiri bertransportasi.

Seterusnya bisa Moms tambahkan ya.Yang penting di sela-sela kesibukan kita, jangan lupa untuk membimbing anak-anak kita untuk mendapatkan kemandirian mereka dalam bertransportasi.Walaupun karena sesuatu, mereka masih diantar jemput ketika pulang pergi sekolah, bukan berarti mereka tidak bisa mendapatkan kemandirian bertransportasi. Perbanyak latihan misalkan dengan melibatkan teman satu sekolah yang berdekatan tempat tinggal. Bahkan Moms bisa mengajukan ke pihak sekolah untuk menjadi salah satu bagian pembelajaran di sekolah. Bentuk dan frekuensinya bisa dilatih seiring dengan pertambahan usia anak.

Selamat mencoba ya, Moms...


**AV**
Read More

Masjid Romlie Musyofa, Replika Taj Mahal Di Utara Jakarta

taj mahal, masjid, romlie musofa, jakarta

Uni Diah dan saya baru saja selesai menunaikan sholat zuhur dan asyar yang dijama’ taqdim. Waktu menunjukkan satu jam lagi keberangkatan pesawat kami menuju Jakarta. Namun sebuah pengumuman tentang adanya delay pesawat, membuat harapan saya untuk melakukan wisata rohani di utara Jakarta begitu mendarat, mendadak buyar.
Saya memang sengaja memilih penerbangan jam 13.30 untuk menyiasati waktu tempuh uni Diah dari Payakumbuh yang cukup lama. Dengan penerbangan jam segini, saya mengkhayalkan akan sampai sore di Jakarta dan bisa berkesempatan untuk melihat dari dekat wujud sebuah masjid cantik yang pertama kali saya lihat fotonya dalam sebuah pariwara ucapan selamat lebaran di harian Kompas edisi Juli tahun kemarin. Sejak hari itu, saya sudah berdoa semoga suatu hari dalam kurun waktu yang tidak lama saya bisa sholat disana.

Nasi kotak pun akhirnya dibagikan oleh petugas bandara. Alamat delay ini akan lama. “Aduh, gimana nih un. Kayaknya ga bisa kita kesana. Udah malam nyampe Jakarta”. Dan memang benar akhirnya kami baru naik pesawat hampir pukul 4 sore. Saya mulai kecewa dan hanya berharap mudah-mudahan acara besok hari cepat selesai sehingga bisa kesana.

Kami mendarat bertepatan dengan waktu magrib Jakarta. Entah karena niat yang begitu ingin, tiba-tiba saja tercetus ide. “Kita tetap ke Masjid itu yuk un. Pasti indah juga masjidnya di malam hari”.
Uni Diah setuju. “ Iya ngapain juga cepat-cepat nyampai hotel. Kan kita berdua. InsyaAllah aman”, imbuhnya.

Perjalanan dengan taksi malam itu begitu indah. Gerimis tipis menyambut kedatangan kami di Jakarta. Arus lalu lintas di jalan tol lancar ramai kala itu. Tapi ternyata lumayan memakan waktu. Ah, Jakarta yang tidak bisa diprediksi. Dari google map diinformasikan waktu tempuh dari bandara Soetta mencapai 30 menit menuju Masjid Romlie Musyofa. Waktu sudah menunjukkan perjalanan memasuki menit ke-50.

“Rasanya masjid ini di sebelah kiri, Bu. Saya udah pernah lewat sini. Tapi kok GPS menyatakan kita harus memutari Danau Sunter ya,” tanya pak Sopir heran. Jadi harap-harap cemas karena ini Jakarta dan di malam har. Dan kami hanya berdua, perempuan. Alhamdulillah, tidak berapa lama masjid Romlie Musofa terlihat dalam pandangan. GPS taksi ternyata menginformasikan hal yang salah. Kami sampai beberapa menit menjelang azan isya.

“Mari saya bantu, Bu”. Sebuah sambutan ramah dari petugas satpam masjid. Maklum kami datang dengan menyeret-nyeret koper. “Ibu sholat aja, biar kopernya saya taruh di pos jaga”.

Namanya H. Ramli Rasidin. Beliau seorang mualaf keturunan tionghoa yang kesehariannya merupakan seorang pengusaha. Rumah tinggal pribadinya menurut cerita satpam masjid, hanya beberapa blok dari masjid yang menghadap ke danau Sunter tersebut. Mulai dibangun di awal tahun 2011 dan setelah lima tahun masa konstruksi, pada Mei 2016 masjid Romlie Musofa akhirnya diresmikan penggunaannya.
Ada lift di dalam masjid untuk penyandang disabilitas
 Subhanallah. Indahnya masjid Romlie Musofa. Masjid yang berdiri di atas lahan seluas 2000 m2 persis mirip dengan Taj Mahal di India. Detail arsitektus facadenya, warna putih bersih dindingnya yang memang dibuat menyerupai Taj Mahal.  Kabarnya pun penutup lantai masjid diimpor langsung dari Italia. Relief relief di dinding luar maupun dalam sangat indah, detil dan rapi. Informasi dari satpam, proses konstruksi detail-detail inilah yang memakan waktu paling lama. Mungkin yang agak membedakan adalah terdapatnya tempat berwudu yang bersih dan mewah di depan masjid, di kiri kanan tangga menuju pintu utama masing-masing untuk jamaah laki-laki dan perempuan. Tempat wudhunya pun unik karena dilengkapi dengan tempat duduk dan panduan untuk berwudhu secara benar dalam bahasa Indonesia, Arab dan Tionghoa. Perbedaan lainnya adalah tidak terdapat empat menara tinggi seperti halnya Taj Mahal. Saya pikir ini lebih karena keterbatasan lahan.



 



Malam itu tidak banyak jamaah yang menunaikan sholat Isya di masjid ini. Maklum karena lokasinya bukan di areal padat pemukiman melainkan di dekat kompleks perumahan mewah Sunter. Masjid Romlie Musofa terdiri atas tiga lantai dengan lantai paling atas yang menyerupai balkon. Untuk jamaah perempuan dikhususkan berada di lantai dasar dan jamaah laki-laki di lantai dua. Terdapat tangga dan lift yang bisa menghubungkan antar lantai.
Langit-langit kubah yang mempesona

Setelah selesai menunaikan sholat, kami berdua langsung jepret-jepret di perlbagai posisi. Ada delapan pilar yang menopang kubah utama masjid. Tulisan Allah di langit-langit kubahnya juga indah. Pintu-pintu masjid juga berukuran besar dan tinggi dengan relief-relief yang begitu indah. Ditambah dengan lempeng kuningan yang berhiaskan kaligrafi.
Menyesal gak bawa DSLR:(

“Masjid tutup jam sembiilan ya,”ujar wanita Tionghoa menyapa kami. Rupanya beliau merupakan kerabat H. Romli yang merupakan pengurus Masjid. Jam sudah menunjukkan pukul 20.30 malam. Sambil menunggu taksi online yang akan membawa kami menuju penginapan di daerah Mahakam Jakarta Selatan, kami bercakap-cakap dengan satpam Masjid.

Nama Romlie Musofa ternyata berasal dari singkatan nama pemilik dan anak-anaknya. Rom diambil dari nama Romli, Lie berasal dari nama Tionghoa bapak Romli yakni Lie Njoek Kim. Sedangkan Musofa merupakan singkatan dari nama anak-anak beliau yakni Muhammad Rasidin, Sofyan Rasidindan Fabian Rasidin. Masjid Romlie Musofa terbuka untuk umum, baik Muslim maupun non Muslim asalkan berpakaian sopan. Diperbolehkan berkegiatan di dalam Masjid, asalkan tidak untuk tidur.

“Boleh prewed gak Pak disini,”tanya saya. Ternyata gak boleh kata pak Satpam, namun  untuk tempat akad nikah diperbolehkan untuk dilaksanakan. Taksi online kami pun datang. Selesai sudah wisata rohani singkat kami. Dalam mobil saya menyadari, bahwa tadi ketika azan dan syolat Isya tadi, ternyata masjid Romlie Musofa sama sekali tidak mempergunakan TOA atau pengeras suara. Sebuah bentuk memelihara kerukunan ditengah lingkungan yang minoritas.


                                                                     **AV**
Read More

Jatuh Cinta Pada Villa Isola

vila isola, bandung, art deco

Saya sudah jatuh cinta dengan Villa Isola sejak seorang blogger Bandung memberikan informasi akan adanya Historical Trip ke Villa Isola. Dulu tiga tahun menetap di Bandung, malah sama sekali tidak tahu tentang vila ini. Sejak itu saya sudah menjadikan Villa Isola sebagai must visit jika saya berkunjung ke Bandung. Alhamdulilah September yang lalu akhirnya kesampaian.

Terletak di Jalan Setiabudi, Bandung Utara. Hari senin minggu terakhir di bulan September, lalu lintas menuju Lembang tidak terlalu ramai. Hanya sekitar 15 menit dari hotel tempat saya menginap di Simpang Dago, Villa Isola sudah di depan mata. Rasanya pengen segera naik ke atas gedung. Tapi kami harus parkir di lokasi yang tidak terlalu jauh dari vila.



Sejak dulu saya begitu suka dengan bangunan-bangunan kuno, klasik. Maklum dulu sempat pernah mau kuliah di arsitektur, tapi gak jadi. Waktu kuliah di Bandung, kesukaan pada bangunan-bangunan Ar Deco yang banyak disana, makin menjadi-jadi. Namun sayang, karena masih berstatus mahasiswa yang gak punya kamera. Jadi hanya dipandang dan dijadikan kenangan dalam ingatan saja.

Saat ini Villa Isola difungsikan sebagai kantor Rektor Universitas Pendidikan Indonesia. Pengen banget sebenarnya mengeksplor ruangan-ruangan yang ada didalamnya. Kalaulah saya datang sendiri, maka dengan pede saya akan minta izin dengan satpam/petugas front office gedung. Namun karena bawa tiga anak, dan rasanya saya gak akan dapat izin, akhirnya niat itu saya urungkan. Cukup dengan hanya memandangi dari pintu depan, dua tangga melingkar yang saling bersisian dalam arah yang berlawanan menuju lantai dua, saya membayangkan betapa megahnya Villa Isola ini dulu.

Fakta-fakta Menarik Terkait  Villa Isola

1)    Dominique Willem Berrety membangun Villa Isola di Bandung, yang pada masa tersebut merupakan puncak modernitas. Bangunan tersebut dirancang oleh Prof. Charles Prosper Wolff Schoemaker, dan dana pembangunannya yang sebesar ƒ500.000 (setara Rp250.000.000.000,-) berasal dari Jepang, yang pada tahun-tahun tersebut mulai menunjukkan tendensi menjajah daerah-daerah sekitarnya dengan menjalin hubungan dengan Berretty melalui hubungan komunikasi antara Jawa-Jepang. Sumber lain dananya diduga berasal dari korupsi, mengingat ekonomi zaman itu yang tengah depresi.

2)    Dimulai dari peletakan batu pertama pada tanggal 12 Maret 1933 yang dihadiri oleh Wali Kota Bandung, Bupati Bandung, Penghulu Bandung, beberapa anggota Volksraad, dan pejabat-pejabat penting lainnya. Dengan waktu yang relatif singkat (Oktober 1932- Maret 1933/ 5 bulan) 700 buruh dikerahkan untuk menyelesaikan  gedung megah Villa Isola dengan luas 12.000 m di lahan seluas 7,5 ha. Namun gedung itu baru diresmikan delapan bulan setelah bangunan selesai, yaitu pada tanggal 18 Desember 1933.
Tampak Depan  Villa Isola Dulu

Tampak Belakang Villa, Taman Air Kini Sudah Tidak Ada
Bird View, Di sekelilingnya merupakan persawahan
3)    Pemilik Villa Isola, Dominique Willem Berretty (1890-1934) kelahiran Jogyakarta yang merupakan anak dari pasangan ayah berdarah Italia - Perancis dan ibu orang Jawa (Maria Salem). Berretty yang pernah bekerja sebagai jurnalis di Java Bode (1915) ini akhirnya mendirikan perusahaan jasa berita dan telegraf ANETA di Batavia yang membuatnya menjadi seorang milyader dan  raja media yang paling berpengaruh di Hindia Belanda karena kemampuannya memonopoli berita-berita di Hindia Belanda saat itu . Berretty adalah orang yang sangat energik, tidak saja dalam kehidupan bisnisnya , tetapi juga kehidupan pribadinya. Antara tahun 1912-1934 ia enam kali menikah dan mempunyai lima anak. Dalam perjalanan pulang dari Amsterdam ke Batavia, ia tewas saat Douglas DC-2 Uiver dari KLM yang ditumpanginya jatuh di dekat perbatasan Suriah-Irak, tak jauh dari kilang minyak Ruthbah pada akhir tahun 1934. Ia dimakamkan di pemakaman Inggris di Baghdad.

4)    Gosip-gosip tentang D.W. Berretty yang flamboyan serta gaya hidupnya yang mewah, pergaulannya yang luas dan dikelilingi oleh para wanita cantik membuat dirinya banyak digunjingkan orang. Salah satu gosip yang sempat beredar adalah tentang salah seorang anak perempuannya yang bunuh diri dengan cara gantung diri di salah satu pohon besar di halaman Villa Isola. Sedangkan gosip yang paling sensasional mengatakan bahwa D.W. Berrety menjalin asmara dengan putri Gubernur Jendral B.C. de Jonge. Hubungan ini tidak direstui oleh de Jonge sehingga kelak menghadirkan spekulasi bahwa kematiannya Berrety ada kaitannya dengan hubungan terlarangnya dengan anak sang Gubernur Jenderal,. Dugaan bahwa kematian dalam kecelakaan pesawat sengaja dibuat juga dilandasi dugaan bahwa  Berretty adalah mata-mata Jepang.

5)    Pasca meninggalnya Berretty, Villa Isola akhirnya dijual dan dimiliki oleh Hotel Savoy Homan.  Setelah Jepang mendarat di Pulau Jawa, Villa Isola dijadikan termpat tinggal dan kantor Komandan Divisi Tentara Hindia Belanda. Setelah itu berturut-turut Villa ini berganti fungsi yaitu  dijadikan markas tentara Jepang, kediaman sementara Jenderal Immamura, markas Kenpetai, museum kemenangan Jepang, markas tentara Sekutu, dan terbengkalai rusak parah selama masa revolusi kemerdekaan.

Pada tahun 1952 vila ini dibeli pemerintah (Kementerian P.P. dan K) seharga Rp. 1.500.000,- Villa Isola akhirnya difungsikan sebagai tempat perkuliahan dan perkantoran Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) Bandung. Pada upacara peresmian dan pembukaan PTPG tanggal 20 Oktober 1954 nama Bumi Siliwangi diresmikan sebagai pengganti nama Villa Isola oleh Mr. Muh. Yamin, menteri P.P dan K saat itu.

6)    Sejak vila ini berdiri, Berretty tidak sempat menikmati lama tinggal di vila ini. Kehidupan mewahnya membawa ia hidup dengan banyak intrik dengan pemerintahan Hindia Belanda. Kehidupan yang penuh intrik ini membuat Berretty sering menyendiri dan enggan bertemu banyak orang. Tidak heran jika Villa Isola yang tenang dan damai ini dijadikan semacam tempat untuk berdiam diri oleh Berretty. Di bagian dalam vila tertulis “M’ Isolo E Vivo” yang artinya kurang lebih: menyendiri untuk bertahan hidup

7)    Selain keindahan arsitektur art deco yang tak habis dikagumi, Villa Isola juga mempunyai sisi misterius. Villa ini juga mempunyai bunker atau ruang bawah tanah yang dulunyamenyimpan peralatan perang -mulai dari senapan hingga meriam sandang (bazooka). Barang-barang tersebut masih bisa ditlihat di Museum Pendidikan Kompleks UPI Bandung. Cerita-cerita yang berkembang menyatakan bunker Villa Isola terhubung dengan gua militer di Bandung Utara.

8)    Villa isola memiliki arsitektur bangunan dan tata letak yang menarik ini dapat menjadi contoh perpaduan serasi antara seni bangunan barat dan timur. Bangunan ini mampu menunjukkan semangat aliran modernisme dengan sentuhan Art Deco. Dipadukan dengan lingkungan berkontur, yaitu terletak pada punggung bukit, sehingga kita bisa menikmati pemandangan ke utara yakni Gunung Tangkuban Perahu dan ke selatan ke arah Kota Bandung. Pemandangan ke berbagai arah ini dapat dinikmati dari berbagai sudut seperti ruang tidur, keluarga, makan, dan terutama teras atau balkon, membuat kehadiran bangunan ini sangat menonjol.

9)    Villa Isola merupakan pembangkit memori masyarakat akan kota bandung. Setiap melihat gambar villa isola, ingatan masyarakat tertuju pada kota bandung. Peran suatu karya arsitektur dalam membangkitkan kenangan orang banyak akan suatu tempat merupakan salah satu aspek dalam penilaian makna cultural yang dimiliki Villa Isola selain aspek sejarah, dan ilmu pengetahuan. Pada tahun 1954 Villa Isola dibeli pemerintah untuk keperluan Perguruan Tinggi Pendidikan Guru Bandung dan berganti nama menjadi  Bumi Siliwangi. Dari peristiwa itulah akhir kemewahan dan kemegahan villa isola.
Dalam Villa
Villa isola, salah satu bangunan yang menonjol seni art deconya Namun sekarang tidak lebih dari sekadar gedung atau kantor rektorat UPI saja. Bangunan yang telah lama dirubah fungsi tanpa memikirkan nilai sejarah dan seninya untuk masa depan. Tidak satu pun furniture asli bergaya art deco yang dulunya diimpor dari Perancis, yang masih ada di Isola kecuali Piano dan dudukannya serta sebuah Bench berbentuk sofa yang joknya pun telah diganti. Railing tangga sudah diganti menjadi kayu dari yang dulunya stainless steel. Ruangan pun sudah banyak berubah. Begitu banyak sekat / partisi antar ruang. Saya membayangkan villa Isola yang sekarang merupakan sebuah museum dengan isi yang masih utuh. Ah, alih fungsi Villa Isola merupakan awal dari hilangnya sejarah Villa Isola itusendiri.

Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Dominique_Willem_Berretty
https://id.wikipedia.org/wiki/Villa_Isola
http://geospotter.org/952/villa-isola-bandung-sebuah-kisah-tragis
http://bukuygkubaca.blogspot.co.id/2015/03/dari-villa-isola-ke-bumi-siliwangi.html
http://lib.itenas.ac.id/kti/wp-content/uploads/2014/03/Tinjauan-FuRNiTuRe-aRT-DeCo-PaDa-ViLLa-iSoLa_Riza-Septiani-D-31-2005-051.pdf

Sumber Foto:
http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=1580302
http://movingcities.org/movingmemos/tropical-modernity-review-oct11/
http://commons.wikimedia.org/wiki/File:COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Villa_Isola_aan_de_Lembangweg_bij_Bandoeng_TMnr_60026636.jpg


Read More

Child Abuse Itu Berawal Dari Minimnya Pemahaman Anak Tentang Seks. Begini Cara Memulai Pembicaran Tentang Seks Dengan Anak


Kejahatan Seksual Pada Anak

Baru-baru ini kota Padang digegerkan oleh berita pelecehan seksual yang dilakukan terhadap beberapa anak-anak sekolah SD Al Azhar oleh satpan sekolah. Meskipun kedua terduga pelaku telah dipecat oleh pihak sekolah dan kabarnya kasus tersebut telah dilaporkan ke aparat keamanan, namun kegelisahan orangtua tentunya tidak berenti sampai disitu.

Sekolah sebagai rumah kedua bagi anak, sekarang pun tidak bisa memberikan keamanan menyeluruh bagi anak. Walaupun pola kejahatan sudah bisa mendeteksi bahwa pelaku kejahatan pada anak biasanya dari kalangan terdekat, namun fakta bahwa itu dilakukan di sekolah pastinya memprihatinkan kita.

Menurut data Komnas Perlindungan Anak adanya peningkatan jumlah laporan kasus kejahatan seksual pada anak sejak tahun 2010. Kejahatan seksual terhadap anak adalah suatu bentuk penyiksaan anak di mana orang dewasa atau remaja yang lebih tua menggunakan anak untuk rangsangan seksual. Kejahatan seksual, tidak hanya terjadi di luar rumah tetapi ada juga yang terjadi di dalam rumah di mana predatornya adalah orangtuanya sendiri, paman, kakak dan juga orang tua tiri.

Kejahatan seksual anak menjadi perkara yang sangat memilukan. Hal ini  dikarenakan  dampak traumatik yang dialami anak korban kekerasan seksual begitu mendalam dan sulit untuk disembuhkan. Dalam sebuah diskusi Kajian Ilmiah Perkembangan Anak di Yogyakarta dinyatakan bahwa trauma psikologi pada anak yang menjadi korban kejahatan seksual sulit dihilangkan dari ingatan, terutama jika pelaku masih berada dan tinggal tidak jauh dari lingkungan  anak. Sehingga langkah-langkah preventif dilakukan untuk melindungi anak-anak dari kejahatan seksual.

Pentingnya Pendidikan Seksual Pada Anak

Kasus SD Al Azhar di Padang terkuak setelah murid-murid kelas enam mempelajari tentang bagian-bagian tubuh lengkap dengan keterangan bahwa bagian vital tertentu tidak boleh dipegang oleh orang lain, terkecuali orangtua sendiri. Ramai-ramai murid tadi melaporkan ke orangtuanya akan tindak tanduk dua satpam tersebut, karena melakukan perbuatan yang sama.Kejadian seperti ini mengkonfirmasi tulisan oleh Swiandi Kumalasari dalam tulisan berjudul Lindungi Anak Dari Pelecehan Seksual Dengan Aturan Ini. Tidak ada rahasia antara kita, merupakan prinsip yang mesti diadopsi oleh seluruh orangtua untuk membuat anak dekat dengan orangtua.

Hal ini menandakan masih rendahnya pengetahuan seksual pada anak-anak. Tentunya ini didasari budaya ketimuran yang masih menabukan pembicaraan mengenai seksualitas dengan anak. Padahal seksualitas bukan hanya sebatas persoalan hubungan intim suami isteri.

Pendidikan seks sejak dini sebenarnya dibutuhkan agar anak bisa menjaga dirinya. Pendidikan seks sejak dini harus dilakukan oleh orangtua sebagai orang terdekat. Jika orangtua tidak mengajarkan pendidikan seks pada anak sejak dini, maka ia akan mencari tahu dari sumber lain yang belum tentu mampu memberikan pemahaman tepat. Namun terkadang kita sebagai orangtua bingung bagaimana dan kapan memulai untuk membicarakan pendidikan seksual dengan anak. Saya dulunya hanya berpesan untuk hati-hati dan menjaga diri ketika anak pertama saya, Nessa, harus tidur di sekolah karena ada Ramadhan Camp. Selalu bersama teman ketika ke kamar mandi dan memberi tahu guru serta mengunci pintu kamar mandi kalau pergi sendiri.

Berikut ini merupakan cara mengajarkan pendidikan seks pada anak.

1.    Memberikan edukasi sesuai usia anak

Untuk anak-anak berusia di bawah lima tahun, kita dapat memulainya dengan mengenalkan bagian-bagian tubuh dan mengajarkan bagian tubuh tertentu seperti alat kelamin. Beri tahu mereka bahwa alat kelaminnya merupakan bagian tubuh yang harus dilindungi dan tidak sembarang orang dapat menyentuh bagian tubuh tersebut. Kita pun harus memberikan jawaban dari pertanyaan mereka sesuai usianya.

Nessa yang sudah berusia sembilan tahun dan mempunyai sepupu yang sudah Haid, sudah saya beritahu tentang perkembangan fisik manusia. Perkembangan fisik anak berkaitan erat dengan masalah seks. Anak laki-laki akan mengalami mimpi basah, perubahan suara, tumbuhnya jakun dan bulu halus di tubuhnya. Anak perempuan akan mengalami, menstruasi dan membesarnya payudara yang berdampak pada kestabilan emosinya. Dan ini bisa dihubungkan dengan ajaran agama terkait kondisi bahwa anak sudah dalam fase Baligh.

Melalui pendidikan seks, kita bisa menjelaskan apa yang terjadi terhadap kondisi fisik mereka. Ini mendukung perkembangan fisik dan mental anak.

2.    Sering Ngobrol Dengan Mereka

Ketika anak bertanya, kita bisa menjelaskannya tanpa rasa sungkan. Oh ya, cari tahu juga dari mana mereka mendengarnya. Lewat cara tersebut kita bisa memperbaiki informasi yang mereka terima bila memang keliru. Bagi anak yang pemalu atau sungkan bertanya biasanya cenderung enggan bertanya mengenai masalah seks pada orangtuanya. Sebagai orangtua sebaiknya jangan menunggu dan mulailah membuka obrolan seputar seks dari anda. Gunakan contoh dari alam, seperti reproduksi hewan.

Saya dulu ketika anak-anak masih balita, mereka bertanya bagaimana dulu mereka lahir. Karena masih kecil, saya hanya menjawab ‘sekedar’ memuaskan keingintahuan mereka. Ada yang saya bilang keluar lewat mulut. Lalu sikembar keluar dari hidung. Namun ternyata sekarang seiring mereka tumbuh di zaman youtube, mereka malah sudah menonton video orang melahirkan. Untuk itu ada baiknya kita jujur dengan anak-anak dalam memberikan pemahaman mengenai seks dan sekaligus dikaitkan dengan pemahaman agama dan kemahakuasaan Tuhan.

3.    Tetap Tenang

Suatu hari Nessa bertanya tentang mimpi basah. Dan tadi ketika melihat Panji lagi show di TV, dia bertanya tentang apa itu Gay.

Kita mungkin tidak akan menduga pertanyaan-pertanyaan mereka yang biasanya datang secara tiba-tiba. Nah, anda mesti tetap tenang dalam menjawab pertanyaan mereka seputar seks. Oleh karena itulah, kita harus mencari tahu informasi sebanyak mungkin agar dapat bicara secara luas. Dari percakapan itulah anak akan mulai mengerti beberapa hal yang memang sudah harus ia ketahui sesuai usianya. Harapannya, kita tidak akan takut lagi tentang berbagai infomasi yang diterima anak dari luar rumah. Anak sudah tahu sumber paling terpercaya, yaitu orangtuanya.

4.    Kenalkan rasa malu semenjak dini

Kenalkan anak pada rasa malu dengan tujuan menghargai diri sendiri. Misalnya, mengganti pakaian haruslah di tempat tertutup. Jangan memakai pakaian minim sekalipun di rumah. Nah bagi anda yang mempunyai anak laki-laki dan perempuan, sedapat mungkin sudah memisahkan tidur mereka semenjak mereka masih kecil. Hal ini untuk mendorong pemahaman seks mereka bahwa mereka berbeda secara fisik.

Dengan memberikan pemahaman seperti ini sama dengan Anda telah menghindarkan anak dari kekerasan seksual. Karena kejahatan seks pada anak juga didorong oleh adanya kesempatan.
Salah satu manfaat memberikan pendidikan seks kepada anak adalah anak menjadi lebih akrab dengan orantua. Kebiasaan berdiskusi dan berbincang akan membuat anak lebih terbuka kepada orangtua. Karena melalui diskusi, tanya jawab dengan anak, menanyakan seputar kegiatan sehari-hari serta menjelaskan perkembangan fisiknya akan menumbuhkan rasa percaya anak kepada orangtuanya. Anak-anak akan merasa mendapatkan dukungan dan perhatian dari orangtua.

Sumber : Meetdoctor.com

                                                         **AV**



Read More

Kupas Tuntas Tentang Tahu dan Hubungannya Dengan Kanker Payudara


Hai, jumpa lagi di trigger yang ketiga program kolaborasi Blogger KEB. Kali ini di trigger yang ketiga mbak Heni Puspita membahas tentang resep kreasi tahu berupa Tahu Masak Pindang. Kirain cuma ikan yang bisa dimasak pindang ya, ternyata tahu juga bisa. Bagi yang pengen tahu resepnya, sila klik link berikut.

Nah, omong-omong tentang tahu, saya jadi ingat sesuatu. Bertepatan dengan bulan Oktober yang merupakan bulan kepedulian tentang Kanker Payudara, kali ini saya pengen bahas hubungan tahu dengan kanker payudara.

Manfaat Tahu (Baca : Kedelai) Bagi Tubuh

Tahu, tempe, susu kedelai dan makanan lain olahan dari kedelai ternyata tidak hanya menjadi sumber vitamin E serta kedelai dipercaya dapat menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan stamina. Selain bernutrisi tinggi, kedelai merupakan sumber minyak nabati yang kaya akan protein lengkap, karbohidrat, serat, lemak sehat, dan sejumlah vitamin dan mineral penting untuk kesehatan. Di dalam satu biji kedelai terkandung sejumlah besar asam fitat, asam alfa-Linolenat, isoflavon genistein dan daidzein.

Banyak riset telah membuktikan bahwa kedelai juga bisa menjadi pencegah kanker, khususnya kanker payudara. Di tahun 2008, The British Journal of Cancer menemukan fakta bahwa wanita Asia yang mengkonsumsi kedelai atau makanan yang berbahan dasar kedelai seperti tahu, tempe ataupun susu kedelai setiap hari memiliki resiko terkena kanker payudara lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya.

Di tahun 2009, American Journal of Clinical Nutrition mengadakan penelitian kepada sekitar 74.000 wanita di Cina yang berusia 40-70th. Para wanita yang mengkonsumsi kedelai setiap hari dalam kecenderungan terkena kanker payudara lebih kecil. Apalagi di masa premenopouse, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kedelai sama sekali. Jadi agar anda terhindar dari kanker payudara, maka rutinlah menkonsumsi kedelai dan olahannya.

Bolehkah Penderita Kanker Payudara Memakan Kedelai?

Kedelai merupakan kacang-kacangan yang paling populer dari 12.000 jenis kacang-kacangan. Namun kandungan fitoestrogen dalam kedelai justru dicurigai akan memicu kembali munculnya kanker payudara bagi pasien yang sudah menjalani treatment pengobatan.

Mengapa demikian?

Faktor hormon estrogen dan progesteron merupakan salah satu faktor receptor terhadap kanker payudara. Tubuh yang terpapar hormon dari injeksi ataupun tubuh yang terpapar hormon estrogen semenjak dini (menstruasi dini) akan menambah resiko terhadap kanker payudara.

Baca juga : 5 facts about breast cancer you have to know

Nah, fitoestrogen di dalam kedelai dinilai mempunyai rantai kimia dan sifat yang mirip dengan estrogen. Dalam penelitian yang dilakukan terhadap mencit di laboratorium diketahui fitoestrogen bisa memicu pertumbuhan sel kanker payudara. Tetapi dalam penelitian terhadap manusia para ilmuwan tidak menemukan bahwa diet tinggi kedelai memicu kanker payudara, justru sebaliknya.

Penelitian bertahun-tahun yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition terhadap lebih dari 10.000 penyintas (survivor) kanker payudara di Amerika Serikat, ditemukan hasil mereka yang rutin mengonsumsi kedelai risikonya mengalami kekambuhan kanker lebih rendah.
 
Penelitian lain yang dilakukan oleh Cancer Research UK, National Cancer Institute of the USA, dan National University of Singapore tahun 2002 juga membuktikan bahwa konsumsi kedelai tidak meningkatkan risiko kanker payudara. Penelitian ini menghubungkan konsumsi kedelai dan dampaknya pada jaringan payudara. Hasilnya menunjukkan bahwa wanita dengan diet tinggi kedelai memiliki jaringan payudara padat yang lebih rendah dibandingkan dengan wanita dengan diet rendah kedelai. Jaringan payudara padat yang lebih tinggi berhubungan dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi.
 
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the National Cancer Institute tahun 2014 yang berjudul Eating Soy May Turn on Genes Linked To Cancer Growth, menunjukkan bahwa konsumsi suplemen kedelai dalam jumlah tinggi dapat mengaktifkan gen yang dapat mendorong pertumbuhan kanker pada wanita dengan kanker payudara stadium awal. Jadi jika anda pernah mengidap kanker payudara, anda tetap bisa mengonsumsi kedelai tetapi makanlah dalam jumlah sedang. Menurut American Institute for Cancer Research, konsumsi kedelai jalam jumlah sedang (1-2 porsi per hari) tidak akan meningkatkan risiko kanker payudara, justru dapat menurunkan risiko kanker payudara.


Sumber : Dari berbagai sumber
Read More

Kuarungi Selat Melaka Demi Menaklukkan Rasa Takutku


Ketakutan itu harus dikalahkan!
Dulu waktu SMA saya pernah diseret arus balik gelombang air laut pantai Air Manis Padang. Semenjak itu saya menjadi pobia dengan laut.
Tapi seperti kata bijak bilang bahwa ketakutan terkadang membatasi kita untuk bertindak.
Aha! Hari ini, ketakutan itu berhasil saya taklukkan.

Dahulu kala, laut bagi saya adalah taman bermain. Sejak dari TK hingga SD. Outing ketika TK, ya ke pantai. Pentas Musik daerah, ya di pantai. Bermain bersama-sama teman, enaknya di pantai. Karena memang kota ketika saya kecil dulu berada di pesisir pantai. Pernah dengar Pantai Carocok gak yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kalau belum, sila gugling dan temukan keindahan pantai di Teluk Painan tersebut.

Melihat aktivitas nelayan di pelelangan ikan dan bermain-main di Pulau Kereta yang airnya tengah surut ketika pasang tiba, adalah sebuah kenikmatan masa kecil. Lalu berlari terburu-buru kembali ke darat, ketika air mulai datang menggenang ketika pasang naik air laut adalah sebuah keseruan.
Foto terakhir bermain di Pulau Kereta ketika SMA


Lalu, kegembiraan dan kesukacitaan saya dengan laut berhenti ketika remaja.

Berawal ketika saudara-saudara dari kampung datang ke Padang dan beberapa teman dimasa kecil di Painan juga datang. Lalu kami bersama-sama berencana untuk menikmati keambali kegembiraan di masa kanak-kanak dengan bermain di pantai.

Pantai Air Manis Padang yang terkenal dengan legenda Si Malin Kundang, yang dipilih karena memang saudara dari kampung belum pernah kesana. Pagi itu semua bersuka cita. Kami memutuskan melewati rute yang tidak biasa ditempuh kendaraan. Ya, kami memulainya dengan menyeberangi sungai Batang Arau dengan menggunakan sampan. Lalu melanjutkan dengan menyisir perbukitan dari kawasan Gunung Padang hingga mencapai Pantai Air Manis.

Pantai Air Manis merupakan pantai yang landai serta lebar.Tidak terlalu berombak besar sehingga ombak hanya berupa buih air laut ketika mencapai pantai. Namun ternyata pantai ini menyimpan bahaya yang tidak terduga.

Bermula dari datangnya ombak yang besar yang seakan-akan menyapu kami semua ke laut. Kami tertawa senang. Tapi ombak kali cukup ganjil. Volume airnya lebih banyak dari biasa dan jangkauan ombaknya lebih lebar ke arah pantai.

Lalu dengan sebuah kekuatan arus balik ombak, kami semua merasakan daya tarik ombak yang luar biasa menyeret kami ke laut. Kami semua berteriak. "Mama...mama..." pekik saya pada mama. Mama pun bingung akan memegang siapa, karena posisi kami tidak terlalu berdekatan. Tapi untunglah tidak lama kemudian, ombak kembali menghalau kami ke arah pantai. Sendal-sendal yang tadinya ditaruh di bibir pantai, sekarang posisinya sudah tercampak kemana-mana.

Dan sejak itu, saya takut dengan laut. Tidak berani lagi main-main ombak di pantai. Kalaupun datang ke pantai, hanya untuk melihat pemandangannya saja.

Lalu, Melaka Mengubah Segalanya 

Belasan tahun berlalu dan saya masih takut dengan laut. Kebayang gimana nestapanya saya melihat foto teman-teman berkeliling pulau-pulau cantik di Sumatera Barat. Padahal saya sangat senang dengan pariwisata Sumbar...padahal saya sangat senang traveling . Namun ketakutan dengan laut menaklukkan keinginan saya untuk mencoba berwisata di puau-pulau cantik tersebut.

Dan tibalah masanya saya harus sering bolak balik ke Melaka untuk pengobatan penyakit saya. Dan berbicara tentang Melaka, rasanya sayang hanya mengunjungi kota itu untuk berobat saja. Sebagai Heritage City yang sudah diakui UNESCO, amat banyak hal yang bisa dieksplorasi.

Suatu hari, dalam perjalanan keliling kota Melaka, sehabis pengobatan saya melihat sebuah kendaraan terparkir yang bentuknya cukup unik.


<
A post shared by Yervi Hesna (@yervihesna) on
/div>

Berbentuk kapal tetapi mempunyai roda. Setelah tanya-tanya ternyata adalah sebuah moda transportasi yang dipergunakan untuk pariwisata kota Melaka. Yup, sebuah bekas kendaraan amphibi, yang diubah fungsinya.

Tapi saat itu saya masih takut laut. Saya hanya melongo melihat kendaraan tersebut wara-wiri di dalam kota Melaka yang membawa turis menuju Selat Melaka. Pengen sekali menjadi salah satu penumpangnya. Namun, ketakutan akan laut dan diseret ombak masih membekas dalam.

Keinginan tersebut hanya saya pendam di hati. Hingga kedatangan saya lagi ke kota Melaka pada November 2016. Kali ini entah mengapa, ada perasaan yang begitu kuat untuk mendorong saya untuk mencoba menaiki Melaka Duck Tour.

Walaupun masih ada perasaan dag dig dug, saya memberanikan diri untuk pergi ke counter pelayanan dan bertanya ini itu. Ada pelampung bagi setiap pelancong. Serta prosedur-prosedur keamanan lainnya. Dan sepertinya alam mendukung saya saat itu. Saya dapat segera berangkat, karena lima menit lagi Melaka Duck Tour akan memulai perjalanannya. Perlu diketahui bahwa Melaka Duck Tour berangkat setiap satu jam sekali. Jadi saya tidak perlu menunggu lama, yang mana setiap saat perasaan takut dapat mengalahkan keinginan.

Rombongan Pelancong Menaiki Kendaraan Amphibi


Berwisata dengan menggunakan Melaka Duck Tour menyenangkan. Di setiap tempat yang dilalui oleh kendaraan, maka akan ada audio yang akan memberikan informasi berkenaan dengan tempat tersebut. Sayangnya bunyi mesin begitu menderu, sehingga kita menjadi kurang fokus.

Saya betul-betul menikmati setiap momen perjalanan. Begitu nervous namun excited ketika kendaraan sudah menuju ke Pulau Melaka, sebuah pulau buatan sebagai tempat wisata dan bisnis. Dari Pulau Melaka inilah nanti, Melaka Duck Tour akan mengarungi Selat Melaka untuk menikmati keindahan kota Melaka dari laut.


AHA! Saya Bisa

I got my Aha Moment!

Ada sebuah keharuan...kebahagian begitu saya berhasil menaklukkan ketakutan yang bertahun-tahun menaungi. Begitu deru ombak laut berdecak karena hantaman haluan depan Melaka Duck Tour, saya berteriak dalam hati. Aha! Saya bisa mengalahkannya. Alhamdulillah. Sebuah petualangan yang mengasyikkan, sekaligus mendebarkan.

Oh ya dengan menggunakan Melaka Duck Tour kita bisa menikmati kawasan pinggiran kota Melaka, bangunan-bangunan uni di Pulau Melaka dan pastinya Mesjid Selat, mesjid terapung yang menjadi ikon Pulau Melaka dan kota Melaka. Yuk simak video dibawah.


How To Get Melaka by Using Skyscanner?

Bagi kamu yang juga ingin mengeksplor Melaka sebagai tempat kamu menghabiskan liburan, jangan khawatir. Sekarang sudah ada situs yang membantu anda untuk mewujudkan impian tersebut. Yup, pakai Skyscanner dong. Masak masih datang ke biro travel konvensional kayak dulu.

Sekarang kan zamannya online. Apa-apa bisa dilakukan dengan hape dan ujung jari. Nah kalau kamu pake aplikasi Skyscanner kamu gak hanya bisa booking tiket pesawat dan hotel, kayak kompetitor lainnya. Tapi kamu juga bisa sewa mobil sekalian. Asyikkan. Jadi buat yang belum pernah ke Melaka dan bingung cari kendaraan umumnya dari Bandar Udara, Skyscanner adalah solusi yang tepat.

Interface website Skyscanner

Trus apalagi kemudahannya?

Situs Skyscanner merupakan situs terpercaya di seluruh dunia. Menampilkan harga yang jujur. Harga yang tertera merupakan harga yang anda bayar. Disamping itu pastinya hemat waktu. Iya dong karena sekarang Skyscanner juga sudah ada dalam platform aplikasi di gadget. Jadi bisa lebih ringkas.

Nah, misalkan gini. Jadwal kontrol saya berikutnya ke Melaka adalah di bulan November. Disitus akan menampilan semua opsi-opsi yang bisa dengan mudah anda pilih, kayak di bawah.

Disamping itu Skyscanner juga menampilkan informasi, harga tiket pada penyedia jasa lainnya. Jadi kita bisa dengan mudah dapat informasi dan gak perlu ngabisin waktu buka dan search di tiap situs penyedia.


Nah, gimana sekarang kamu sudah yakin dengan Skyscaner. Biar lebih afdol yuk tonton vlog dibawah.

</div>

Selamat menggunakan skyscanner ya dan selamat menciptakan dan mendapatkan #ahamoments dalam setiap perjalanan kamu. Happy travel....

Tulisan ini diikutkan dalam lomba #SKYSCANNERINDONESIA
Untuk mengikutinya bisa mengklik #AHASKYSCANNER
Read More