Laman

10 Hal Yang Bikin Dosen Jengkel Di Kelas


Jadi ingat lagu Serious. Dosen juga manusia ya, yang punya hati dan perasaan....

Sebagai dosen, interaksi di dalam kelas tentunya dengan manusia. Kira-kira apa aja ya yang bikin dosen jengkel ketika sedang mengajar di kelas? Apakah semuanya berasal dari ‘ulah’ mahasiswa? Yuk simak satu-persatu.

1.    Listrik mati
Aih, sedap nih. Dah siap-siap ngajar, eh ternyata listrik mati. Jaman sekarang, dosen sudah dipermudah dengan adanya aplikasi presentasi dan tentunya butuh listrik untuk menampilkannya di layar display dari infocus.

Trus kenapa kalau listrik mati jadi terganggu? Apa otak dosennya sudah dipindah ke laptop?

Sebenarnya tidak juga. Penggunaan laptop sbenarnya dimaksudkan untuk membantu mahasiswa memahami materi yang disampaikan. Namun kadang kala sudah menjadi ketergantungan pada beberapa dosen termasuk saya.

Rasanya mati gaya, kalau ngajar tidak pakai slide presentasi. Apalagi untuk mata kuliah yang bersifat textbook, penggunaan slide presentasi berguna untuk mempertahankan konsentrasi mahasiswa.

2.    Infokus memble

Udah listrik OK, laptop Ok kondisinya tapi malah infokusnya yang memble. Biasanya ini terjadi di gedung-gedung perkuliahan umum yang teknisinya kadang suka tidak ditempat.

Ada yang hanya karena gambarnya yang tidak tajam, gambar tidak bisa diperbesar bahkan hingga lampu infocus yang sudah rusak. 

Kendalanya kalau kuliah dibatalkan kadang susah cari jadwal ganti, namun kalau diteruskan mahasiswa sering tidak bisa konsentrasi karena pengaruh display yang tidak OK.

Mereka menjadi tidak fokus, sudah lirik sana-sini, mulai bercakap dengan temannya dan ini mengganggu mood dari dosen.


3.    Ditanya diam saja tdk responsif
Kalau saya dosen yang menilai, maka mahasiswa yang tidak responsif saya kategorikan sebagai penyebab nomor wahid dosen jengkel di kelas. Pada metode pembelajaran satu arah, hal yang seperti ini amat sering dijumpai. Dosen menerangkan di depan kemudian meminta feedback atau bertanya kepada mahasiswa. Ternyata tak satu pun dari mahasiswa yang hadir memberikan respon atas pertanyaan atau pernyataan yang diajukan dosen.

Ih pasti semua dosen merasakan kekesalan seperti itu. Karena tidak bisa memetakan apakah diamnya mahasiswa pertanda sudah mengerti atau malah sebaliknya sama sekali tidak mengerti.

Akhirnya karena tidak ada volunteer, main tunjuk mahasiswa untuk menyelamatkan suasana.

4.    Mahasiswa Datang terlambat
Permisi Pak/Buk...Kami Telat (Courtesy Radar Bandung)

Sering kali masalah keterlambatan ini sudah diantisipasi sedari awal perkuliahan dimulai. Penetapan batasan waktu keterlambatan yang dizinkan dan sebagainya.Namun sering kali yang namanya mahasiswa terlambat tidak bisa dihilangkan.

Ada juga dosen yang memiliki trik tersendiri dengan memberikan quiz pada 10-15 menit pertama dengan tujuan yang sama. Saya sendiri pernah mencoba, tapi keteteran juga dari segi waktu untuk pemeriksaannya. Dan walhasil, mahasiswa yang terlambat tetap ada.

Apa sih yang menjadi kendala mahasiswa untuk selalu on time di kelas? Bisa dari teknis dan non teknis. Terlambat bangun, rumahnya jauh sering dijadikan alasan mahasiswa terlambat di jam-jam pertama kuliah. Namun keterlambatan hadir di kelas tidak selalu ada di jam pertama. Di jam-jam berikutnya masih sering terjadi. Biasanya ini disebabkan karena adanya concurrent delay, akibat tertundanya kelas sebelumnya yag mengakibatkan mahasiswa juga terlambat untuk kelas berikutnya. Apalagi dengan metode perkuliahan seperti di kampus saya, yang mengharuskan mahasiswa untuk berpindah-pindah tempat mengikuti jadwal yang ditetapkan. Terkadang jarak antara satu gedung perkuliahan dengan gedung berikutnya cukup jauh untuk ditempuh dengan jalan kaki.

Banyaknya mahasiswa yang terlambat sangat mengganggu suasana perkuliahan baik bagi dosen maupun bagi mahasiswa lain yang telah berada di kelas. Kelas harus di-pause terlebih dahulu untuk memberikan ‘waktu’ bagi yang terlambat duduk. Bayangkan kalau yang terlambat jumlahnya lebih dari satu dan datangnya tidak sekaligus. Konsentrasi dosen buyar dan arah perhatian dari mahasiswa juga berubah, dari mengamati dosen dan bahan ajar menjadi memperhatikan mahasiswa yang datang.

Semua dosen pasti menginginkan ketika masuk ke kelas, semua mahasiswa sudah duduk rapi siap untuk belajar. Hatinya akan sakit sekali ketika sampai di kelas namun tak satu pun mahasiswa yang ada. Percayalah!

5.    Sering izin keluar

Kalau hanya satu dua mahasiswa yang minta izin selama perkuliahan, rasanya tidak mengapa. Namun kalau yang terjadi secara beruntun, lumayan bikin kesel.

Sekadar menghentikan pemaparan materi untuk menjawab permintaan izin mahasiswa, juga dapat mengganggu suasana.

6.    Tugas tidak dikerjakan

Tugas tidak dikerjakan mungkin dapat dikatakan penyebab yang paling mudah mendatangkan kemarahan bagi dosen. Kalau hanya satu dua orang yang tidak berbuat, mungkin tidak mengapa.

Tapi bagaimana kalau ternyata tugas tersebut tidak dikerjakan oleh keseluruhan mahasiswa? Hmmm...aliran darah langsung menuju ke ubun-ubun.

7.    Datang ke kelas tanpa bawa buku tulis dan tas
Yang ini tipe pemalas sekali. Datang ke kelas cuma buat isi absen. Kok bisa ketahuan? Karena datangnya setelah dosen masuk ke kelas. Bagitu yang bersangkutan berjalan menuju kursi, pasti akan langsung terlihat mahasiswa tersebut datang hanya bawa badan saja.
Mungkin dia malas, mungkin juga dia terlalu pintar.
Yang pasti mahasiswa tersebut sangat tidak menghiraukan dosen dan apa yang diajarkannya.

8.    Tidur di kelas

Jam-jam yang krusial mahasiswa tertidur yakni jam 14.00 wib keatas, memang sebagai dosen kita harus pintar-pintar untuk membikin suasana pembelajaran tidak membosankan.

Sebagai orang yang tidak pintar melucu, perkara ini bukanlah hal yang mudah untuk saya dilakukan. Biasanya dari dosen-dosen senior saya belajar bagaimana beliau-beliau tersebut memanfaatkan kharisma mereka untuk mendeterminasi mahasiswa. Alhasil mahasiswa 'dipaksa' untuk selalu melek.

Saya sendiri biasanya menyiasati, agar pada jam-jam krusial tidur tersebut mahasiswa lebih banyak interaktif sesamanya melalui kegiatan focus group discussion. Lumayan ampuh untuk menangani perkara ngantuk.

Tapi mungkin karena kurang tidur dan sebagainya ada juga saat-saat diskusi tersebut mahasiswa yang tertidur. Nah ini biasanya menempati posisi pada barisan belakang.

9.    Main hape ketika dosen menerangkan
Lagi Update Status!
Nah urusan pakai hp dalam kelas termasuk gampang-gampang susah ngaturnya. Khususnya buat saya. Mungkin bagi kelas-kelas ilmu sosial langsung bisa dibuat peraturan bahwa penggunaan hp di dalam kelas dilarang.

Namun kecenderungannya sekarang ini mahasiswa teknik sipil, khususnya di tempat saya, lebih memilih mengoptimalkan hp sebagai alat hitung juga. Maka merupakan pemandangan harang, mahasiswa saya sekarang bawa kalkulator segede gaban Fx 9700 keatas. Makanya susah juga membuat aturan tidak boleh mempergunakan hp saat kuliah berlangsung.

Apalagi dengan metode pembelajaran yang berpusat ke mahasiswa, terkadang juga butuh hp smartphone-nya untuk mencari bahan di internet untuk mendukung perkuliahan.

Kalau selama perkuliahan berlangsung, pengalaman saya memang belum pernah ada hapenya yang bunyi. Tapi ada juga mahasiswa yang apa kata pepatah, dikasih hati minta jantung, begitu hp-nya yang tengah silent mode bergetar, dia buru-buru keluar permisi untuk menjawab panggilan.

Nah ini nih...yang bikin kessel!!


10.    Mhs yang tidak fokus atau cuek

Penyebab terakhir dosen jengkel di kelas adalah mahasiswa yang tidak fokus atau cuek. Mata yang berpaling ke jendela atau kepala yang tertunduk dengan tangan yang mencorat-coret kertas.

Ini rentan terjadi pada mahasiswa duduk baris belakang. Terkadang mereka malah sibuk mengerjakan tugas mata kuliah lain saat kelas sedang berlangsung.

***

Jadi menjadi dosen bukan perkara mudah. Tidak hanya seputar penyampaian materi namun juga perlu mempunyai keterampilan penguasaan kelas.

Mungkin penyebab dosen jengkel di kelas tidak hanya terbatas pada hal-hal di atas. Ini hanya berupa critical factor saja.

Oh ya, apakah sumber dosen jengkel di kelas hanya  karena ulah equipment dan mahasiswa saja kah? Apakah dosen juga pernah jengkel karena faktor-faktor yang disebabkan diri pribadi?

Kita dengar pendapat dosen lainnya....

10 komentar:

  1. Mbak Yervi, meskipun aku bukan dosen dan hanya pengajar di sekolah non formal, semua yang mbak tulis emang beneran bikin jengkeeeel...

    Satu lagi yang bikin jengkel adalah ketika disuruh diskusi dalam kelompok atau pasangan, terus mereka diem ajaaaaa. Cuma ngomong sepatah dua patah kata tanpa ada argumen terus udahan...

    www.talkativetya.com

    BalasHapus
  2. Iya mbak. kalau kita ngajar suka bingung dan heran ya. kenapa siswa/mahasiswa demikian pasif. apa krn metode di sekolah sebelumnya

    BalasHapus
  3. dulu dosenku suka maklum sama yg tidur di kelas, malah disuruh keluar cuci muka, gak marah sama sekali.Jadi minder deh langsung mhsswanya. Temenku dulu malah lebih parah dari main hp, buka laptop, pasang earphone, nonton korea deh, itu mah aku juga jd gemessss bgt..

    BalasHapus
  4. Aq tambahin deh mba, mhs yg kalau sms/chating dosen bahasanya kurang santun. Aq bukan dosen, tp pas baca status dosenku yg memperlihatkan kelakuan mhs nya begitu ikutan gemes..

    BalasHapus
  5. Dulu ada dosen saya yang akhirnya tidak mau ke kelas lagi lantaran ada gerombolan mahasiswa keluar tanpa masuk kembali akhirnya kami juga kena imbas deh mesti membujuk rayu biar mau datang hahaha..salam kenal Mba Yervi^^

    BalasHapus
  6. Mba Hervi dosen toh? Hahaha..baru tau. Iya banget tuh Mba. Aku ngrasain sebagai mahasiswa tapinya, hihi. Terutama yang keluar kelas rame-rame. Makanya kadang dibatasi kalo temen belum balik kita nggak boleh keluar. Padahal kan kebelet *eh ;p

    BalasHapus
  7. susah memang jadi dosen jaman sekarang ya mbak hehehe

    BalasHapus
  8. Jadi kangen sama kuliah... yang nomer 3 itu tuuh emang sesuatuuu. hehe. abis kita sbg mahasiswa mikirnya kalo nanya ntar jadi malah lama kelarnya, gituuu :D


    https://elisamonic.wordpress.com/

    BalasHapus
  9. Nah itulah mbak kehebatan dan keunikan dari mahasiswa indonesia .. :D

    BalasHapus