Laman

10 Things You Can Enjoy During Cruising Melacca River

10 Things , You Can Enjoy, During Cruising Melacca River

Sejarah Melaka dan Sungai

Dahulu kala, sungai yang membelah kota Melaka ini dipergunakan sebagai jalur perniagaan utama kota. Sungai ini merupakan sungai yang terpenting pada masa Kesultanan Melayu Melaka dari tahun 1402-1511 dan seterusnya.

Lama tak digunakan lagi sebagai jalur pelayaran dan akibat pendangkalan, dan mengingat nilai sejarah yang tinggi, akhirnya Datuk Seri Mohd Ali bin Mohd Rustam selaku Ketua Menteri Melaka memutuskan melakukan proyek rehabilitasi sungai Melaka untuk menjadikannya sebagai salah satu destinasi pariwisata.
Maka tak lengkap jika anda mengunjungi kota Melaka tanpa menyusuri keindahan yang terdapat di sepanjang sungai.

Sebenarnya sungguh nikmat untuk berjalan kaki sepanjang pinggir sungai pada sore hari. Pedesterian yang lebar dan bersih dan ditemani oleh matahari yang tidak begitu terik, dijamin tidak akan membuat langkah kaki anda pergi tergesa-gesa. Namun kalau sedang turun hujan atau memang anda sedang malas jalan kaki, anda dapat mempergunakan armada Malacca River Cruise, kapal motor kecil berkapasitas 40 penumpang. Cukup hanya membayar RM 15.9 untuk hari biasa dan RM 21.2 pada weekend dan hari libur, kita akan bisa menyusuri keindahan sungai sepanjang 400 meter dari rute yang ditetapkan. Apalagi ditambah cemilan dan minuman sebagai bonus untuk menemani perjalanan.

What can we see from there?

1.    Mural
Di sisi kiri dan kanan sungai, anda bisa menikmati bangunan-bangunan yang telah di cat warna-warni dengan tema-tema tertentu (Mural). Warna-warni mural memang menjadikan suasana mencari meriah. Motif yang dipakai tidak spesifik, ada yang berbau etnis India, motif abstrak dan sebagainya.
10 things, enjoy, melacca river
Suasana mural yang meriah

10 things, enjoy, melacca river
Tema Bernuansa India


2.    Jembatan
Di sepanjang pelayaran Melacca River Cruise, anda akan mendapati tujuh buah jembatan dengan arsitektur dan sistem struktur yang berbeda-beda dan pastinya memukau. Ada yang merupakan jembatan yang terbuat dari beton dan ada juga jembatan rangka baja.
10 things, enjoy, melacca river, bridge
Jembatan Hang Tuah

10 things, enjoy, melacca river, bridge
Jembatan Old Bus Station

10 things, enjoy, melacca river,bridge
Jembatan Datuk Mohd Zin

10 things, enjoy, melacca river, bridge
Jembatan Kampung Mortem

10 things, enjoy, melacca river, bridge
Jembatan Hang Jebat


3.    Perkampungan penduduk
Selama pelayaran paling tidak anda akan melewati tiga perkampungan yakni Kampung Morten, Kampung Jawa dan Kampung Chitty. Dinamakan Kampung Morten karena J.F Morten yang melakukan pembinaan terhadap penduduk setempat pada tahun 1920-an, padahal penghuni kampung tersebut adalah Melayu asli.

Kampung Chitty adalah perkampung dengan penduduknya yang berasal dari keturunan India. Layaknya sebuah kampung yang banyak terdapat rumah-rumah penduduk, di kampung Chitty ini juga terdapat Museum yang memamerkan peralatan yang dipakai olah keturunan India Melaka.

Sesuai namanya, Kampung Jawa memang berisikan penduduk yang berasal dari keturunan Jawa. Ada yang menyatakan penduduk kampung Jawa berasal ketika beberapa tentara Dipati Unus menyerang Melaka. Namun ada juga yang menyatakan jauh sebelumnya penyerangan tersebut, penduduk Jawa sudah bermigrasi ke Melaka



10 things, enjoy, melacca river
Kampung Morten dengan latar High Rise Building


4.    Hutan bakau
Walaupun tak banyak, beberapa rimbun hutan bakau juga terdapat pada titik-titik tertentu dari sungai. Dari balik pepohonan bakau tersebut, kita bsa menatap gedung tinggi yang menjulang.

5.    Buaya sungai
Jika anda beruntung, anda dapat menyaksikan buaya yang tengah mengintip kapal yang tengah melintas. Tidak diketahui berapa banyak buaya sungai yang terdapat di sepanjang sungai Melaka.
Ada Buaye!


6.    Replika Kincir  Kesultanan Melayu Melaka
Kincir Air (watermill) Kesultanan Melayu Melaka merupakan kincir air yang terbesar dan yang pertama dibangun di Malaysia dengan diameter 13.2 m. Adanya replica ini untuk melambangkan kehebatan Kesultanan Melaka dengan teknologinya ketika itu.
Replika Kincir Angin Kesultanan Melayu Melaka


7.    Monorail
Ternyata kota Melaka juga mempunyai Monorail walaupun tidak begitu panjang rutenya. Melayani 1.6 km dari Pengkalan Rama hingga Kampung Bunga Raya Pantai, monorail ini memang ditujukan untuk menunjang pariwisata kota Melaka.

8.    Bangunan Pecinan
 Bangunan pecinan yang melambangkan bahwa sudah sejak dahulu kala etnis tersebut sudah ada dan menetap di kota Melaka. Sebagai jalur pelayaran perniagaan membuat etnis tionghoa membuat rumah/toko di sepanjang sisi sungai.

10 things, enjoy, melacca river
Bangunan Pecinan Yang Masih Berfungsi Sebagai Tempat Berniaga

9.    Pedestrian
Pedesterian yang lapang dan bersih serta tak lupa menyertakan bangku-bangku untuk sekedar melepas penat dan menikmati matahari sore yang beranjak pergi.



10.    Café-café
Cafe-cafe juga banyak terdapat di sepanjang pedesterian sungai. Jika anda lelah, ingin sejenak melepas penat, dapat mengunjungi cafe-cafe tersebut.


Dalam pelayaran selama lebih kurang 20 menit tersebut, anda tidak akan bosan karena memang pemandangannya mengasyikkan. Apalagi ditunjang dengan adanya music yang diputar pada perjalanan pergi, sedangkan perjalanan pulang anda akan mendengarkan sekelumit sejarah pada beberapa tempat yang dilalui.
Okay....1, 2, 3. Klik

Tak lupa, sebelum berlayar, anda akan difoto dan hasilnya telah dapat anda lihat di dermaga saat kapal motor telah merapat. Dan harap diingat ini sudah merupakan bagian dari tiket masuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar