Laman

Yogyakarta Dalam Kenangan Travel Blogger

pulang ke kotamu
ada setangkup haru dalam rindu
masih seperti dulu
tiap sudut menyapaku bersahabat
penuh selaksa makna


Sebait lagu Yogyakarta dari grup Kla Project mengalun merdu menemani perjalanan saya ke kampus. Yogyakarta memang kota yang menyenangkan sekaligus mengangenkan. Khususnya bagi saya. Bayangkan saya sudah tidak pernah ke Yogya lagi hampir 23 tahun lamanya. Saya masih kelas 3 SMP saat saya terakhir kesana. Waktu kuliah di Bandung juga gak punya duit banyak untuk jalan-jalan ke Yogya. Maklum mahasiswa kere..

Pastinya Yogya yang sekarang amat berbeda dengan Yogya dulu yang saya kenal. Tapi memori tentang Yogya masih membekas hingga sekarang. Sebenarnya ada rencana mau ke Yogya akhir bulan Oktober mendatang. Tapi saya membatalkannya dan mengalihkan ke kota Surabaya untuk symposium ilmiah yang akan saya ikuti.

Kangen sih dengan Yogya. Melihat rumah-rumah penduduk dengan atap genteng tanah. Masihkah Malioboro sehangat dan seramah dulu? Saya memang terkesan banget dengan Malioboro dan kebaikan warga Yogya. Tak salah suatu survey menyebutkan bahwa warga Yogyakarta merupakan penduduk Indonesia yang paling ramah terhadap wisatawan.

Jadi ceritanya saat itu saya sedang jalan-jalan di kawasan Malioboro, saat itu ada seperti pertunjukan. Tapi ini mungkin bukan kata yang tepat untuk menggambarkan situasinya. Lebih tepatnya seperti orang yang sedang ’jualan obat’ kaki lima. Mungkin karena ‘pertunjukan’ tersebut saya dan mama jadi ikut tertarik untuk melihatnya. Saya lupa seperti apa pertunjukannya.

Lalu setelah itu, datang seorang perempuan setengah baya dan mengajak kami berbicara. Ibu itu menyatakan bahwa ‘pertunjukan’ yang kami tonton tadi adalah suatu bentuk penipuan jadi lebih baik pergi. Ya ampun….bagaimana Ibu itu bisa tahu kalau kami tidak tahu?

“Mungkin karena kita bukan berwajah orang Jawa,” kata mama. Jadi langsung dikenal sebagai pendatang.

Momen-momen berkesan seperti itulah yang bikin kangen Yogya. Nah gimana kalau saya, anda dan kita kangen dengan Yogya tapi belum bisa pergi ke Yogya. Apa yang bisa kita lakukan? Bagaimana kalau kita tanya-tanya mbak Primastuti Satrianto atau yang biasa dipanggil Manda, seorang Travel Blogger yang dari lahir hingga dewasa menetap di Yogya?


+ Manda,  enaknya menjadi travel bloggerapa ya?
- Enaknya menjadi travel blogger itu adalah bisa jalan-jalan sekalian makan-makan. Apalagi kalau ada yang sponsorin

+ Daerah/negara mana saja yang pernah didatangi?
- Negara yang pernah saya kunjungi baru sebagian dari eropa dan asia aja. Kalau dirinci adalah Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Perancis dan Italia

+ Apa keunikan Yogya yang tidak ada di daerah lain
- Hmm…Yogya itu unik karena adanya aku.xixixi. Becanda. Yogya unik karena ada tugu. (Tapi kota lain juga punya tugu ya. Gak unik dong jadinya.) Yogya itu punya gunung Merapi gunug berapi paling aktif di Indonesia. Ada laut pantai selatan yang banyak mitosnya. Kulinernya juga banyak. (Kalau dulu Yogya identic dengan sepeda, kalau sekarang masih banyakkah yg menggunakan sepeda Manda sebagai moda trasnportasinya?)

+ 5 objek wisata kekinian di Yogya yang lagi hits
- Yang kekinian adalah foto di tugu tengah malam, wisata kuliner tengah malam. (Madi kembang tengah malam juga mbak?) Wisata mall di Yogya juga banak yang baru. Ada juga pantai Timang di Gunung Kidul, wisata di lokasi shooting AADC2. Kalibiru di Kulon progo yang terkenal di IG.
Kalibiru di Kulon Progo (Courtesy Klikhotel.com)

Gereja Rumah Doa di Magelang. Salah satu lokasi shooting AADC2

Upside Down World Yogya (Courtesy Indah Julianti)

Pantai Timang Gunung Kidul (Courtesy G+ Pantai Timang)

+ Masukan bagi pariwisata Yogya
- Masukan saya supaya public transport lebih ditingkatkan dari segi kualitas dan kuantitas. Penyediaan fasilitas untuk pejalan kakijuga dan fasilitas parkir diperbanyak dan diperluas.

+ Kemudahan apa bagi turis kalau traveling ke Yogya
-  Beberapa penerbangan langsung ke kota-kota di Indonesia telah tersedia dan juga ke Singapura dan Thailand. Diharapkan memudahkan turis mencapai Yogya

Demikian ya pemirsa ‘dialog’ kita dengan Manda yang mengaku menjadi Travel Blogger sejak menikah? Diajak misua ya mbak? He..he… Blognya  Manda memang banyak menceritakan tentang banyak tempat di Yogya khususnya wisata budaya maupun kulinernya. Walaupun pangsa pembaca yang disasar adalah baru sebatas turis domestic. Namun dengan informasi yang disampaikan melalui blog tersebut, Manda berusaha dan yakin bisa membantu promosi Yogya dalam meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata ke Yogya.

 Semoga kerinduan terhadap Yogya terbayarkan…..

2 komentar:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai "Yogyakarta Dalam Kenangan Travel Blogger".
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai pariwisata yang bisa anda kunjungi di disini

    BalasHapus
  2. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai pariwisata di indonesia
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis yang bisa anda kunjungi di
    seputar indonesia

    BalasHapus