Laman

Jurus Jitu Resensi Tembus Media Ala Kania Ningsih

Jurus, jitu, resensi, tembus, media, kanianingsih

Jurus Jitu Resensi Tembus Media Ala Kania Ningsih - Teman, setelah selesai baca buku/novel, setelah itu kebiasaan apa yang teman lakukan? Taruh buku di lemari dan bergegas menuju buku/novel berikutnya? Atau langsung bikin resensi?

Saya dulu juga gitu. Gak punya kebiasaan untuk bikin resensi. Nah setelah punya blog dan bergaul di dunia maya dengan banyak blogger/penulis, ternyata membuat resensi juga memiliki banyak manfaat. Diantaranya adalah menjadi sumber mata pencaharian kita. Coba deh kepoin akun facebook Untung Wahyudi. Seorang resensiator (eh, emang gitu ya maafkeun kalau salah) dari  Madura. Seabrek resensinya sudah menggempur media cetak yang melahirkan reward berupa fresh money dan gift dari penerbit.

Nah, sekitar dua tahun lalu saya iseng-iseng bikin resensi Bulan Terbelah Di Langit Amerika di blog. Eh ternyata kemudian dihubungi manajemen Hanum Rais supaya resensi tersebut diikutkan lomba resensi BTdLA. Alhamdulillah masuk 10 besar. Abis itu keasyikan. Setiap ada event lomba resensi dari Tere liye saya juga ikutan. Alhamdulillah menang juga di posisi juara harapan.

Walaupun di blog ini disediakan rubric Resensi, tapi hingga sekarang ternyata masih kosong tuh. Saya kayaknya semangat bikin resensi kalau ada lomba aja kayaknya. Kadang terkendala waktu sih. Begitu sselesai di baca, buku gak segera dibikin resensinya. Kalau nunggu waktu luang, malah feelnya udah hilang.

Nah ngomong-ngomong tentang resensi, teman arisan saya ini jawara dalam hal resensi. Bahkan bikin blog sendiri yang berisikan resensi dari buku-buku yang telah dibaca. Yuk kenalan, namanya Kania Ningsia, seorang blogger buku dari Tangerang.
Kania and the kids


Tapi kan lomba resensi gak setiap waktu ada kan ya. Peluang terbuka itu sebenarnya ada di Koran cetak dan online. Hampir setiap minggu koran-koran nasional maupun lokal menyediakan rubrik resensi. Malah satu halaman bisa diisi oleh tiga judul resensi. Peluang yang sangat baik bagi anda yang suka bikin resensi.

Sebelum resensi dikirim ke media, mbak Kania terlebih dahulu menuliskan resensi dari buku yang sudah dibaca. Teman-teman bisa kepoin blog bukunya kaniadanbuku.blogspot.com.

+ Mbak Kania, ceritain dong background lahirnya blog buku
Karena saya suka baca buku terus suka lupa apa isi buku yg udah saya baca tersebut. Kalau ditulis kan di blog sesekali saya bisa baca lagi dan ingat buku apa yang pernah saya baca. Juga sebagai sarana latihan membuat resensi juga biar bisa dikirim ke media
+ Kapan blog tsb lahir
- Desember 2013
+ Buku2 yg diresensi dr mn? beli, endorse atau dikasih penerbit?
Buku yg diresensi ada yg milik sendiri, endorse dan dikasih penerbit. Tapi kebanyakan buku sendiri baik hadiah lomba atau beli.

+ Dari ketiga sumber tsb, beda ga arah penulisan resensinya?
Beda tentunya, kalo endorse atau dari penerbit biasanya di akhir pembaca diajak untuk memiliki buku tersebut dengan mencantumkan identitas penerbit
+ Saya lihat banyak jg resensi mb kania yg diterima media (korjak,singgalang, ada yg lain?)
Nggak ada mba, baru itu aja :D belum kirim ke media lain lagi karena kalau ke media lain penulisannya harus mengikuti ketentuan mereka. Kalau di blog sendiri kan terserah saya saja menulisnya mau seperti apa, di blog juga lebih cepat publish kalau di media harus menunggu keputusan mereka publish atau tidak.
Psst...mbak Kania. Ini dulu saya lho yg motoin. Trus di tag penulis bukunya

2 Resensi Yang Dimuat Di Media

+ Biasanya tiap media punya ketentuan tdk tertulis untuk resensi agar bs dimuat. Bagi2 tipsnya mb Kania untuk bs tembus Korjak, singgalang dsb.
- Setiap media punya gaya penulisan yang berbeda-beda. Kalau resensi kita ingin dimuat kita musti membuat resensi dengan gaya penulisan yang sama dengan pakem media tersebut. Caranya baca selalu resensi-resensi yang pernah dimuat, insyaAllah nanti kita bisa 'melihat' alur, gaya dan polanya.

+ Bagaimana cara mb Kania bikin resensi buku. a. baca buku keseluruhan br bikin ringkasan b. baca per bab lalu bikin ringkasan c. cukup tandain di buku bagian yg penting2 atau ada yg lain
-  Saya meresensi biasanya dengan baca keseluruhan buku sambil menandai bagian yg ingin dimasukkan ke dlm resensi buku. Bikin ringkasan atau sinopsis kalau fiksi. Beri pendapat kita tentang buku dari segi cover, bahasa, tokoh, setting, atau maknanya. Sampe pernah ada penulis yg tahuu bukunya saya resensi lalu dia kirimi saya buku lagi. Namanya Guskar suryatmojo, penulis buku "kita sangat akrab dg Tuhan" resensinya pernah sy tulis disini http://kaniadanbuku.blogspot.co.id/2014/12/kita-sangat-akrab-dengan-tuhan.html?m=1 Kalo meresensi buku terbitan sixmidad trus dimuat di media cetak, biasanya kita dpt paket buku lg dari sixmidas. Jadi colek aja penerbit dan penulisnya kalau resensi dimuat media.

Nah, jika teman-teman berminat mengirimkan resensi ke media nasional dan lokal, sila kontak mbak Kania melalui akun media sosialnya. Mbak Kania punya list alamat lengkap media yang menerima resensi.  

**AV**




5 komentar:

  1. makasih mba, udah lama nih ga kirim resensi ke media..

    BalasHapus
  2. Belum pernah kepikiran buat ngirim resensi ke media cetak, jadi tertarik nih.

    BalasHapus
  3. Aku pun jadi belajar banyaaaak nih mba :)

    BalasHapus