Laman

Ini Dia Tipe Mahasiswa Berdasar Posisi Duduk Saat Ujian!

tipe, mahasiswa, posisi, duduk, ujian

Kebijakan pimpinan Fakultas sejak semester ini, penyelenggaraan ujian semester murni diawasi oleh dosen yang bersangkutan. Tidak ada lagi penggunaan Tenaga Kependidikan (Tendik) untuk pengawasan dengan alasan mengganggu kinerja mereka dalam pelayanan administrasi dsb. Namun kabar kaburnya sih karena ketiadaan honor dengan alasan itu sudah menjdi Tupoksi-nya.

Entahlah….   Yang pasti ujian mata kuliah yang saya ampu yang terdiri atas dua kelas paralel terpaksa saya gabungkan di satu ruang besar. Ruang pertemuan seluas 15×15 m disulap menjadi ruang ujian berkapasitas 70 mahasiswa.
  "Pusing gak ya mengawasi mahasiswa ujian seorang saja?"
Sebenarnya tidak juga, asal posisi duduk mahasiswa bisa diatur rapi dan dengan jarak antar mahasiswa cukup jauh untuk bisa saling bekerja sama. Ngomong-omong tentang posisi duduk, berikut adalah tipe-tipe mahasiswa brdasarkan posisi duduk ujian.

1. Mahasiswa Pede

Mahasiswa ini dominan mengisi baris-baris kursi di depan. Mahasiswa tipe ini yakin dengan kemampuannya dan percaya akan dapat mengerjakan ujian dengan kemampuan sendiri. Mahasiswa tipe ini jarang bekerjasama apalagi memcontek.   Saat saya datang ke ruangan kelas, tiga baris pertama kursi ternyata kosong. Bisa saja ini berarti mahasiswa tidak begitu yakin atau mereka berharap ada mahasiswa lain (baca:yang terlambat) menempatinya.

2. Baris Tengah Untuk Si Moderate

Biasanya mahasiswa yang mengambil posisi ujian pada baris-baris ditengah karena menganggap baris tengah merupakan zona aman ujian. Baik dari arah depan maupun dari arah belakang, posisi ini cukup jauh dari jangkauan ‘radar’ dosen.   Kemungkinan besar mahasiswa yang memilih posisi ini adalah mahasiswa yang tidak begitu yakin dengan kemampuannya. Sehingga dengan posisi aman tersebut memungkinkan mahasiswa untuk bekerjasama dengan mahasiswa lain di sekitarnya untuk memdapatkan kesempurnaan jawaban. Bertanya satu dua keyword tertentu kepada teman sebelah untuk membantu mengingat keseluruhan jawaban adalah modus seringnya.

3. Zona belakang untuk kesempatan cheating yang lebih luas.

Kenapa bisa begitu. Ya pasti karena dosen ga mungkin lama-lama berdiri. Bisa aja sih dosen hilir mudik kesana kemari….tapi ujungnya pasti kembaki lagi ke depan, ke meja kursi yang sudah disediakan untuk dosen.

Jauh dalam jangkauan dosen, sebuah argumentatif mahasiswa untuk memanfaatkan posisi tersebut untuk cheating. Tapi dosen gak akan kehilangan akal. Pindahkan atau rolling saja beberapa baris di belakang ke depan. Habis perkara….

Momen-momen menggelikan dalam pelaksanaan ujian mahasiswa

1. I’m so tired

Ternyata ujian tidak hanya bikin capek kepala ya tapi sudah menjalar hingga ke kaki. Kakinya minta istirahat sebentar tuh. Awas….ga bau kan?

2. Simak body language-nya
 
Mahasiswa yang bisa menjawab soal ujian dengan baik, biasanya tindak-tanduknya serius dengan posisi badan yang tertunduk tekun dan serius menghadap kertas ujian.


3.  Tangan menopang dagu tanda tak mampu?

Nah mahasiswa yang ‘bingung’ dengan jawaban yang mesti ditulis biasanya akan bertampang seperti di bawah ini.


Yang mana paling keras dalam berpikir? Apakah yang memegang ballpoint atau menopang dagu. Yang mana yang paling banyak membuahkan hasil pemikiran yang membantu dalam menjawab soal? He…he…

4.  Eits lagi apaan tuh?

Menutup muka dengan kertas ujian. Kita tidak pernah tahu apakah mahasiswa tersebut membaca ulang jawaban yang telah ditulis atau dapat juga menimbulkan praduga mencoba melakukan komunikasi dengan rekan disamping?

5. Waspada pada Injury Time

Saat-saat ujian mendekati injury time dan beberapa mahasiswa telah mengumpulkan lembar jawaban, maka mahasiswa yang belum selesai akan langsung memanfaatkan suasana yang tidak hening lagi. Ada yang berusaha menoleh, berusaha berbicara untuk mendapatkan jawaban dari rekannya, so beware!


Berkaitan dengan posisi duduk di atas, secara umum mahasiswa mana yang terlebih dahulu menyelesaikan ujian?

Ternyata hipotesis saya benar. Mahasiswa yang berada pada posisi (baris dan lajur) kanan, yang setiap waktu bisa saya mondar-mandiri, ternyata lebih cepat menyelesaikan ujiannya. Ya walaupun tidak selalu berkorelasi antara selesai dengan bisa mengerjakan jawaban ujian, paling tidak bisa disimpulkan mereka lebih dahulu selesainya. Tapi jangan lupa gunakan hipotesa terbalik. Yang kita sangka begini, ternyata malah sebaliknya. Yang nyari jawaban ternyata malah kasih jawaban. Yang terakhir ngumpul ternyata bukan cek jawaban tapi sebisa mungkin isi sampai penuh. Yang bingung ternyata berpikir keras orangnya.

Kemudian beranjak ke posisi tengah yakni posisi para mahasiswa moderate berada dan terakhir mahasiswa yang duduk di baris dan lajur kiri. Suasana menjelang injury time terekam dalam momen-momen berikut.

30 minutes - 20 minutes - 10 minutes remaining for exam closing
Masih meragukan ungkapan “Posisi Menentukan Prestasi”?

16 komentar:

  1. Ahahahaha, saya dulu selalu bagian paling depan. Bukan karena PD tapi karena nyerah...ga tau lah kaya gimana hasilnya. Gitu...

    Etapi kalo di depan justru saya ngerasa tenang karena jarang diperhatiin malahan. Seringnya yang dapet perhatian lebih yang duduk di belakang.

    BalasHapus
  2. Hehehe saya yang tidak pernah kuliah jadi tahu akhirnya.

    Kebayang kalau emak emak kaya saya kuliah di posisi mana ya hahaha...

    BalasHapus
  3. Hahahaha....
    Tapi teman ku dulu pernah didepan..antek duduk lulus..ternyata dibawah lembar jawaban..ada contekan..

    BalasHapus
  4. Saya duduk sll d depan secara kecil n hiks pake kacamata^^

    BalasHapus
  5. Hihihi...seru juga ya..jadi dosen yang sedang mengawasi mahasiswanya ujian. Bisa liat berbagai macam tingkah dan ekspresinya...
    Padahal objek yang diawasinya perasaannya pasti campur aduk tuh...����

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seruuu bgt mbak... Apalagi klo misalnya mau 'kerjain' mhs dg soal yg susah. He.. He...

      Hapus
  6. Ngerti gak ngerti saya biasanya tetap duduk di posisi paling depan, biar dikira pinter sama teman-teman wkwkwkw..padahal mah jawabannya ngasal!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap mb Andy. Always in the first line. Biasanya memang perhatian dosen ga kearah depan.

      Hapus
  7. Pas jadi mahasiswa, saya termasuk yang nomor 1 dan 3. Berarti termasuk pede tapi sebetulnya gak mampu, ya? Hihihi

    BalasHapus
  8. AKu biasanya duduk di bagian tengah saat kuliah. Klo di belakang ntar nggak denger suara dosen/kurang jelas kalo liat white board. Duduk di depan takut diminta jawab soal, jadi paling aman ya di tengah hahaha.

    BalasHapus
  9. Kalo aku jaman kuliah dulu gimana ya

    BalasHapus
  10. Hahahaha aku dulu duduk dimana aja asal ada bangku kosong :D

    BalasHapus
  11. Menopang dagu bagiku itu lagi mikir keras mbak :D

    BalasHapus
  12. aku udah pernah ngerasain semua posisi duduk XD
    yang didepa sih lumayan degdegannya hihi

    BalasHapus
  13. Aku tipe yang duduk ujian di tengah-tengah, biar aman haha :D
    Tapi sering banget nih, walaupun udah selesai ujian tapi waktunya masih banyak gamau keluar dulu. Biasanya diteliti sampe kelar ujian :D

    BalasHapus
  14. I don't remember which one I was :)

    BalasHapus