Laman

Warna-warni Sate Padang

sate padang

 Ada yang gak suka sate Padang? Pasti gak ada ya. Lezatnya kuah yang disajikan dengan panas ditambah dengan taburan bawang, membuat setiap gigitan daging terasa nikmat. Namun mungkin belum banyak yang tahu bahwa Sate Padang juga mempunyai warna kuah yang berbeda-beda.
Bagi kamu yang tidak tinggal di Padang, biasanya kuah Sate Padang berwarna apa? Mungkin lebih dominan kuning kecoklatan ya?

Nah, di Sumatera Barat sendiri warna kuah satenya akan berbeda-beda tergantung daerahnya. Sate-sate yang dijual di kota Padang dan di kabupaten PesisirSelatan, dominannya warna kuahnya adalah kuning kecoklatan. Sedangkan untuk daerah Pariaman, biasanya warna kuah satenya adalah merah. Sehingga kalau di kota Padang, ada penjual sate yang menjual sate berwarna kuah merah, maka kita akan lihat nama dagangnya adalah Sate Pariaman, seperti nama dagang Sate Padang yang ada di kota kamu. Kalau untuk sateyang dijual di kota Bukittinggi dan Payakumbuh, warna kuahnya dominan kuning kehijauan.

Wah, beda-beda ternyata ya. Kenapa bisa beda gitu? Kemungkinan karena rempah dan bahan dasar pembuat kuah satenya. Seperti Sate Kuah Labu yang dijual di kota Padang, kuahnya akan berwarna kuning kehijauan karena bahan dasar labunya.

Namun, diantara warna warni kuah Sate Padang tersebut, manakah yag paling enak? Saya sendiri gak bisa memilih dan gak bisa membandingkan karena semuanya sama enak dengan kekhasan masing-masing. Kuah satekuning kehijauan dan kuning kecoklatan biasanya lebih legit dan kuah sate dari Pariaman yang berwarna merah merupakan kuah sate yang paling pedas biasanya.

Buat kamu yang berkesempatan untuk datang ke Sumatera Barat, berikut rekomendasi tempat makan sate enak yang saya ajukan.

1.    Sate Dangung-dangung


Disebut Sate Dangung-dangung karena awal mulanya sate ini berada di Nagari Dangung-dangung Kabupaten 50 Kota. Tidak jauh dari kota Payakumbuh. Sekarang di Padang, sudah banyak yang menawarkan sate Dangung-dangung.

Saya selalu menyempatkan makan Sate Dangung-dangung ini setiap tahun ketika mudik lebaran ke kampung papa. Disamping rasa kuahnya yang enak, ciri khas makan sate disini adalah, tusuk satenya disajikan terpisah dari lontongnya. Jadi satenya ditempatkan di piring yang terpisah.

Mau tau berapa jumlah sate yang disajikan pada setiap piring? 60 tusuk teman-teman. Banyak sekali ya. Namun kamu jangan khawatir, kalau tidak habis sisanya bagaimana? Disini yang akan dibayar adalah jumlah sate yang sudah dimakan saja. Sisa sate yang tidak dimakan akan diambil dan dibakar ulang.

Tapi percayalah, ini jarang terjadi. Karena satenya enak dan anak-anak suka. Saya berenam bersama anak-anak dan papa, ludes memakan satu porsi sate disini. Yang paling banyak malah anak-anak, bisa sampai 15 tusuk makannya.

2.    Sate Laysir dan Sate Hafsyah


Sate Laysir dan Sate Hafsyah terletak didepan Terminal Aur Kuning Bukittinggi. Letaknya tidak terlalu jauh dan rasa kuahnya amat mirip. Uniknya keduanya sama-sama ramai pengunjung. Ternyata dulunya pak Laysir dan Ibu Hafsyah ini dulunya adalah suami isteri yang kemudian bercerai dan sama-sama melanjutkan profesi jadi pengusaha sate. Dan resep kuahnya juga diambil dari sumber yang sama. Sehingga cita rasanya mirip.

Kekhasan dari sate Laysir dan Sate Hafsha adalah daging satenya banyak dibumbui dengan kelapa parut dan bumbu rempah. Sehingga kalau kamu makan sate disana, pasti pengen nambah dan nambah lagi satenya.

Khas yang lain adalah di warung sate Laysir dan Hafshah juga menyediakan kerupuk kulit dan keruupuk udang dalam ukuran jumbo. Enak banget untuk ngemil kerupuk kulit dengan cocolan kuah sate. Kalau kata teman blogger saya, mbak Rochma, kerupuk udang juga jadi salah satu oleh-oleh khas Tuban.

3.    Sate Itjap, Sate KMS dan Sate Marsamsulir

Nah yang ini ketiganya dapat kamu temukan di kota Padang. Sate KMS dan sate Itjap warna kuahnya mirip yakni kuning kecoklatan. Yang membedakannya adalah taste memorable-nya. Bagi saya, kalau saya makan sate Itjap, maka yang ingin saya coba pertahankan rasanya di memori adalah rasa dagingnya yang manis. Unik dan jarang ada sate yang dijual dengan rasa seperti Sate Itjap.

Kalau Sate KMS, yang paling nagih itu adalah kuahnya yang banyak bumbunya. Dan memang bagi saya kalau makan sate KMS, hal terakhir yang disantap pelan-pelan dan nikmat adalah kuahnya. Apalagi kalau dimakan pake kerupuk. Slrubbb

Kalau sate Marsyamsulir lokasinya di jalan Perintis Kemerdekaan di depan RSUP M. Djamil. Sate ini cepat sekali habis. Jadi kalau mau makan sate ini musti datang pagi. Kadang siang sudah habis. Sate Syamsulir ini kuahnya berwarna merah layaknya sate Pariaman.

Nah, bagi kamu yang ingin merasakan warna-warni kuah dan rasa Sate Padang, yuk datang saja ke Padang.

10 komentar:

  1. Wah jadi ada rekomendasi kalo ke Padang.

    Waktu tinggal di Riau saya suka makan satr Padang, Mbak. Warna kuahnya kuning kehijauan kalo gak salah. Enaak.

    BalasHapus
  2. wohoooo... sate padang ternyata banyak macemnya ya... ahaiii jadi pengen sate. Alhamdulillah besok bagi2 daging kurban...pengen buat sate aja ah...

    BalasHapus
  3. ooh warna kuahnya beda2 ya, kirain sama semua, yg pernah saya beli yg kuah kuning

    BalasHapus
  4. Akuu suka sate padang~
    Tapi baru tau tuh ternyata ada macam2 sate padang.
    Makasih infonya ya mbak, salam kenal... :)

    BalasHapus
  5. Ternyata banyak macamnya. Selama ini syaa taunya yang warna kuning aja

    BalasHapus
  6. Waah...serius mba Yervi, aku baru pertama kali lihat bumbu sate warna merah.
    Bagaimana dengan rasanya?

    Sayangnya sate dengan bumbu warna-warni ini belum sampai Bandung.
    Jadi gak bisa icap-icip cantik.

    BalasHapus
  7. Bisa jadi pedoman nih saat traveling ke Padang hehe. Biasanya makan sate yanh bumbu kecap dan kacang.

    BalasHapus
  8. Ternyata ada banyak jenis sate padang ya, mbak. Di deket rumah ini, ada yang jual sate padang. Enak banget. Sayangnya, dia sering tutup karena mmg ga terlalu laris sih.

    BalasHapus
  9. PADANG NEVER FAILS! Dari nasi padang, sate padang, nasi goreng padang, lontong padang, aku suka semua! Makasih rekomendasinya, kak. Aku pribadi harus makan yang pedas, dan suka makanan dengan citarasa kuat.

    BalasHapus
  10. Samaaa aku juga suka bangt kak sate padang, dulu ga suka entah knp jd ketagihan haaha

    BalasHapus